Syarat dan Ketentuan ini selalu dibuat dengan berdasar kepentingan dan keuntungan pihak bersama. Dengan mengakses/ menggunakan layanan di situs kami ini, maka Anda sepakat dengan syarat dan ketentuan yang telah kami tetapkan sebagai berikut.

Syarat dan Ketentuan ini (atau kami sebut sebagai Term of Service atau TOS) yang digunakan sebagai acuan tindakan bagi kedua belah pihak jika suatu ketika ditemui sebuah keadaan yang tidak seharusnya, dan membutuhkan pemecahan. Syarat dan Ketentuan inilah yang akan menjadi dasar acuan tindakan yang harus diambil.

Syarat dan Ketentuan ini bisa berubah setiap waktu. Jika ada perubahan terhadap TOS ini, kami akan memberitahukan nya kepada pihak terkait melalui sarana sosial media kami. Dikarenakan tidak mungkin sebuah syarat dan ketentuan bisa selalu bersifat tetap, maka perubahan atas TOS merupakan hal yang tidak bisa di hindari.

Catatan: Untuk mengerti lebih lanjut mengenai syarat dan ketentuan, silahkan lihat: Apa perbedaan Syarat, Ketentuan, Aturan, Privacy Policy dan Budaya Kerja (StartUp Semarang).

 

Syarat

Umum

Syarat adalah kriteria yang harus dipenuhi seseorang sebelum menggunakan suatu layanan/ platform. Dengan menggunakan Platform STAR SHARE- MAGANG, Anda menyatakan telah memenuhi persyaratan yang kami tuliskan pada halaman pendaftaran yang Anda gunakan.

Tanda Centang mengganti Tanda Tangan -dan wajib dilakukan

Setiap pengguna Platform STAR SHARE- MAGANG, wajib menyatakan bahwa dia memenuhi persyaratan dan ketentuan yang ada. Dengan mencentang “saya mensetujui Syarat dan Ketentuan” di halaman Register, ini sama dengan menandatangani pernyataan bahwa Anda memenuhi persyaratan yang ada dan akan menjalankan ketentuan, yang semua nya tertera di halaman ini.

 

Ketentuan

Umum

  1. Apabila suatu hari kami mendapati terdapat adanya kekeliruan/ tidak terpenuhi nya persyaratan yang kami minta, maka kami berhak:
    1. Melakukan penangguhan akun.
    2. Melakukan perubahan data secara sepihak.
  2. Perubahan data yang dilakukan secara sepihak oleh pihak perusahaan, tidak dapat diganggu gugat.
    1. Entah apakah Anggota mensetujui perubahan tersebut atau tidak, atau apakah nanti perubahan yang dilakukan akan mengalami benturan kepentingan dengan Anggota, hal ini tidak bisa diganggu gugat.
    2. Karena acuan perubahan tersebut di dasarkan pada Ketentuan yang sudah disetujui oleh Anggota ketika melakukan pendaftaran melalui halaman Register.

Khusus

Definisi

Status Keanggotaan

Anggota

Anggota dalam definisi nya di perusahaan PT. Berbagi Bintang Teknologi adalah sebutan untuk seluruh orang yang melakukan aktivitas kerja untuk perusahaan PT. Berbagi Bintang Teknologi. Mereka bisa berstatus sebagai CO Founder, Karyawan, Karyawan Magang, Peserta Magang, Kontributor, atau Freelancer.

CO Founder

CO Founder atau Rekan Pendiri adalah seseorang yang bergabung ke dalam perusahaan, anak perusahaan atau divisi perusahaan, ketika masih belum berdiri, belum ada, atau masih belum berjalan dengan lancar (masih dalam tahap StartUp). Gaji CO Founder diberikan berdasarkan Persentase Pembagian Hasil (PPH) atas perusahaan, anak perusahaan atau divisi perusahaan yang dikelola nya, yang telah disepakati sebelum nya dalam Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) atau Memorandum of Agreement (MOA).

Karyawan

Karyawan atau Karyawan Tetap adalah seseorang yang menggunakan tenaga dan kemampuannya untuk mendapatkan balasan berupa pendapatan baik berupa uang maupun bentuk lainnya kepada Pemberi Kerja. Mereka sebelum nya berstatus karyawan magang, kemudian berhasil melalui (lulus) training selama lebih dari 1 (satu) tahun.

Karyawan Magang

Karyawan Magang adalah calon karyawan yang masih menjalani masa training selama kurang dari 1 tahun, dan belum diangkat sebagai karyawan tetap. Mereka mendaftar melalui halaman di situs starshare.co.id yang memiliki tanda taging Lowongan Kerja [Ref]

Peserta Magang

Peserta Magang seseorang yang melakukan aktivitas kerja di perusahaan PT. Berbagi Bintang Teknologi, yang mendaftar melalui halaman Student Internship di Semarang atau Student Internship Remote, dengan tujuan untuk menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan. Bukan dengan tujuan mendapatkan gaji [Reff]  

Lain- lain

Aktivitas Kerja

Aktivitas Kerja dalam definisi nya di perusahaan PT. Berbagi Bintang Teknologi adalah kegiatan praktek dan belajar yang dilakukan oleh Anggota dalam menjalankan tugas yang diberikan nya. Hal ini tidak terbatas pada; mempelajari materi pembelajaran, mengerjakan praktek training, melakukan instruksi yang atasan berikan, dll. Meskipun disebut sebagai "Aktivitas Kerja", namun definisi nya tidak hanya terbatas pada melakukan pekerjaan yang menghasilkan output saja. Kegiatan belajar yang bahkan tidak menghasilkan output, disini juga disebut dengan aktivitas kerja.

Status Keanggotaan

Definisi "Status Keanggotaan"

Definisi Umum: sebuah status (yang termasuk syarat, ketentuan, aturan, dan beberapa hal lain nya terkait dengan status tersebut), yang telah ditetapkan oleh pihak Perusahaan. Definisi Khusus: Aturan dan ketentuan yang mengatur mengenai sebuah status yang ditetapkan kepada Anggota. Di halaman ini akan di deskripsikan mengenai bagaimana status keanggotaan itu di tetapkan, perubahan status keanggotaan apa saja yang diperbolehkan dan yang tidak di perbolehkan, dll.

Definisi "Perubahan Status"

Definisi Umum: Perubahan status adalah perubahan mengenai jam kerja, lokasi kerja, dan hal- hal dasar terkait dengan aktivitas kerja, yang terjadi pada seorang anggota. Yang dimaksudkan disini adalah perubahan status yang diminta oleh Anggota. Definisi Khusus: Ketetapan dan aturan yang berlaku untuk Anggota yang ingin melakukan perubahan status keanggotaan. Di perusahaan kami, status keanggotaan dibagi menjadi: Magang, Freelancer, CO Founder dan Empoloyee. Setiap status keanggotaan memiliki aturan, ketentuan, hak, kewajiban nya masing- masing. Status keanggotaan akan ditetapkan sesuai dengan informasi pertama yang di ajukan oleh orang tersebut ketika melakukan pendaftaran pertama kali ke perusahaan. Adapun apabila terdapat perubahan status, maka hal itu akan dimasukan sebagai pendaftaran baru.

Perubahan Status yang di ijinkan dan yang tidak di ijinkan

Perubahan status yang tidak di ijinkan adalah perubahan status yang tidak mungkin dilakukan, dari segi administrasi ataupun dari segi lain nya. Contoh nya adalah; terdapat seorang Anggota dengan status CO Founder, dan ingin mengubah status nya menjadi Magang. Tentu hal ini tidak bisa, karena Anggota magang harus mahasiswa aktif. Sehingga, perubahan status CO Founder menjadi Magang tidak di ijinkan. Hal ini pun berlaku untuk perubahan status lain nya yang tidak di ijinkan. Sedangkan, perubahan status yang di ijinkan adalah perubahan status yang mungkin dilakukan, apabila tidak ada keberatan dari pihak Perusahaan. Perubahan status yang di ijinkan biasanya membutuhkan perubahan administrasi juga, sehingga pihak perusahaan membebankan charge kepada Anggota tersebut.

KETETAPAN

FILTERED BY: UMUM
  • Setiap dari Anggota melakukan aktivitas kerja sesuai dengan status nya dan tidak diperbolehkan meminta perubahan pada definisi status yang telah di tetapkan oleh pihak perusahaan, kecuali perubahan status yang di ijinkan. Pelajari lebih lanjut disini: Implementasi Penerapan Peraturan dengan dasar Definisi nya.
  • Apabila Anggota memegang suatu projects/ tugas yang signifikan, yang belum selesai sepenuhnya, dan keberadaan nya terikat dengan hal vital dalam pengerjaan projects/ tugas tersebut, maka perubahan status tidak di ijinkan.
  • Anggota menyatakan setuju untuk membayar denda, dengan nominal ketetapan yang telah ditentukan pihak perusahaan di waktu tersebut.
  • Pihak perusahaan berhak untuk menolak permintaan perubahan status, dengan dasar kepentingan perusahaan. Meskipun perubahan status tersebut termasuk jenis perubahan yang diijinkan/ diperbolehkan.
FILTERED BY: STATUS
  • Magang
    • Perubahan status dari Magang Di Semarang menjadi Magang Remote: Diperbolehkan, dengan membayar denda administrasi apabila tidak memenuhi poin diatas. Denda administrasi yang harus dibayarkan bisa dilihat disini: Perubahan Status Pendaftaran
    • Perubahan status dari Magang Remote menjadi Magang Di Semarang: Diperbolehkan, tanpa denda.
  • CO Founder
    • Perubahan status dari CO Founder di Semarang menjadi Remote: Terkena denda.
    • Perubahan status dari CO Founder Remote menjadi Di Semarang: Diperbolehkan, tanpa denda.

KONSEKUENSI

  • Menerima segala jenis keputusan dari pihak perusahaan atas perubahan status yang di minta oleh anggota. Termasuk: Tidak disetujui nya perubahan status yang diminta
  • Tindakan tidak menerima perubahan status yang di minta, akan menjadikan Anggota tersebut berada pada status nya yang lama.  Apabila Anggota tidak menerima perubahan status tersebut, dan tidak melakukan aktivitas kerja karena hal itu, maka perhitungan administrasi (absensi, laporan kerja, dll) akan tetap berlanjut sesuai status nya yang lama. Anggota akan dianggap keluar dari status absensi nya yang tidak terpenuhi.
  • Tidak diijinkan nya permintaan perubahan status.
  • Perhitungan administrasi (absensi, laporan kerja, dll) akan tetap di dasarkan pada status yang lama. Bilamana Anggota tidak memenuhi ketetapan administrasi yang lama tersebut, maka ybs akan dianggap melakukan pelanggaran.

Pengunduran Diri

Deskripsi Umum: Mengundurkan diri adalah tindakan yang dilakukan oleh Anggota untuk tidak lagi melakukan aktivitas kerja dan sebuah permintaan ijin untuk melanggar kesepakatan kerja yang telah disetujui oleh perusahaan dan anggota tersebut sebelum masuk ke dalam perusahaan. Deskripsi Khusus: Syarat, aturan, ketentuan dan ketetapan yang harus dilakukan dan dipatuhi oleh Anggota, ketika hendak melakukan pengunduran diri. Disebut juga "Pengunduran Diri Formal". Status Anggota yang tidak melakukan pengunduran diri dan tidak lagi aktif dalam bekerja, akan diberlakukan "Pemberhentian Kerja".

KETETAPAN

FILTERED BY: UMUM
  • Harus melakukan tindakan "Pengunduran diri Formal" sesuai prosedur.
  • Segala jenis denda (bila ada) yang menjadi tanggungan Anggota wajib dibayarkan.
  • Ketika melakukan pengunduran diri, Poin Pelanggaran tidak boleh diluar batasan yang ditentukan. Bilamana terdapat poin pelanggaran yang diluar batasan yang ditentukan, maka Anggota harus mengurangi Poin Pelanggaran nya sampai berada dibawah batasan.
    • Contoh: Terdapat anggota magang yang mengundurkan diri pada tanggal 20 Juni 2020. Karena anggota tersebut status nya adalah Magang, maka batasan Poin Pelanggaran yang dia miliki adalah (misalnya) 120 Poin. Ketika pada tanggal 20 Juni 2020, Poin Pelanggaran yang diterima nya adalah sebanyak 150 Poin. Maka, dia harus mengurangi Poin Pelanggaran ini setidak nya 30 poin, sehingga menjadi 120 Poin, agar bisa melakukan Pengunduran Diri.
  • Mengembalikan semua jenis perlengkapan ataupun peralatan yang telah diberikan oleh Perusahaan.
  • Mencabut semua akses atas segala jenis akun ataupun log in yang telah diberikan oleh Perusahaan.
  • Mengirimkan hasil pekerjaan (files, program, software, dll) kepada Pihak Perusahaan.
  • Menyelesaikan, memindah tugaskan pekerjaan, atau membantu memindahkan pekerjaan, kepada anggota pengganti lain nya atau kepada Kepala Divisi.
    • Contoh 1: Terdapat anggota yang memegang posisi "ABC". Ketika dia mengundurkan diri, terdapat pekerjaan yang belum dia selesaikan. Maka, dia memiliki pilihan untuk: [1]. Menyelesaikan pekerjaan tersebut, [2]. Membantu memindahkan pekerjaan tersebut kepada Anggota lain dan mengajari anggota lain tersebut untuk melakukan pekerjaan di posisi "ABC" tersebut.
  • Wajib menjalin komunikasi yang baik: Apabila terdapat data, aset, software, dan hal ataupun perlengkapan penting lain nya, yang masih dipegang oleh Anggota yang bahkan sudah melakukan pengunduran diri secara formal, maka orang tersebut wajib memberikan komunikasi yang baik dan bekerja sama dalam menyelesaikan masalah tersebut.
  • Tindakan untuk menyelesaikan persoalan secara keseluruhan, akan diberi waktu selama maksimal 30 (tiga puluh) hari semenjak pengunduran diri selesai diajukan.
    • Contoh 1: Terdapat Anggota dengan status magang telah melakukan pembayaran denda "Pengunduran diri Formal" pada tanggal 15 Juni 2020. Ketika dia melakukan aktivitas magang, Perusahaan memberikan nya sebuah peralatan. Peralatan ini belum dia kembalikan pada tanggal 15 Juni 2020. Anggota tersebut diberi tenggang waktu 30 hari (hingga 15 Juli 2020) untuk mengembalikan peralatan tersebut.
FILTERED BY: STATUS- TOPIC: PERSYARATAN MENGUNDURKAN DIRI
  •  Magang
    • Harus melakukan pembayaran denda "Pengunduran diri Formal". Jumlah, cara pembayaran dan penjelasan lebih lanjut ada disini: Pengunduran Diri Formal | Edu Digime Bay
    • Tindakan "Pengunduran diri Formal" mulai berlaku ketika pembayaran telah dilakukan, denda lain nya (bila ada) telah di selesaikan, dan Poin Pelanggaran harus berada di bawah batasan yang ditentukan.
      • Contoh 1: Terdapat Anggota dengan status magang yang berencana melakukan pengunduran diri pada tanggal 20 Juni 2020. Tapi, dia melakukan pembayaran biaya "Pengunduran Diri Formal" pada tanggal 25 Juni 2020. Dia sudah melakukan pemesanan order pada tanggal 20 Juni 2020, tetapi baru membayar pada tanggal 25 Juni 2020. Maka, pada tanggal 20- 24 Juni, dia akan tetap dianggap masih anggota dan akan dianggap harus masuk melakukan aktivitas kerja.
  • Freelancer
    • Belum ada ketentuan.
  • CO Founder:
    • Melakukan penandatanganan Surat Pengunduran Diri CO Founder dalam bentuk fisik dan disertai dengan materai.
  • Employers:
    • Dikenakan pemotongan gaji sebesar 50- 100%. Nilai pastinya akan ditentukan berdasarkan performa dan niatan bekerja yang dilakukan oleh Anggota. Nilai pasti ini akan ditentukan oleh Pihak Perusahaan.
FILTERED BY: STATUS- TOPIC: HAK SETELAH MENGUNDURKAN DIRI
  • CO Founder:
    • Hak CO-Founder yang diberikan adalah hutang gaji sebesar nilai UMR kota semarang [ADD 28.01.2018- WILLY].
      • Penjelasan: Apabila CO-Founder diberhentikan atau mengundurkan diri, maka dia akan mendapatkan hutang gaji yang akan menjadi piutang perusahaan, yang akan dibayarkan apabila perusahaan telah berdiri dan menghasilkan keuntungan.
        • Jumlah Piutang ini akan ditentukan dalam masa kerja dari CO-Founder tersebut. Bukan dalam masa dimana dia ikut bergabung. Karena, ketika co-founder bergabung, belum tentu dia melakukan suatu pekerjaan yang signifikan.
        • Jumlah piutang harus di utarakan oleh pihak CO-Founder dalam hitungan bulan kerja (bukan hari). Jadi, apabila CO-Founder mengundurkan diri, dia harus mengatakan berapa lama masa kerja nya (dalam hitungan bulan).
        • Lama masa kerja (dalam hitungan bulan ini) akan dikalikan dengan UMR kota semarang, yang akan menjadi jumlah piutang gaji.
        • Pihak CEO berhak untuk menyanggah jumlah hari kerja yang dikemukakan oleh pihak CO-Founder, apabila dirasa nilai yang dikatakan nya terlalu berlebihan.
    • Semua hasil kerja CO-Founder akan menjadi aset perusahaan.
      • Penjelasan: Semua hasil pekerjaan yang dilakukan oleh pihak CO-Founder selama bekerja sama dengan perusahaan, akan dimiliki oleh pihak perusahaan.

KONSEKUENSI

  • Umum:
    • Anggota yang mengundurkan diri tanpa memenuhi ketetapan dan aturan yang ditentukan, maka pihak perusahaan berhak melakukan perubahan status Anggota (mis. status berubah menjadi Blacklist).
      • Contoh: Terdapat anggota magang yang mengundurkan diri pada tanggal 20 Juni 2020, dan telah melakukan pembayaran biaya "Pengunduran Diri Formal". Namun, ada aset milik Perusahaan yang belum di kembalikan. Maka, Perusahaan berhak mengubah status nya menjadi Blacklist.
  • Freelancer:
    • Mendapatkan pemotongan gaji sebesar 50- 90%. Nilai pastinya akan ditentukan berdasarkan performa dan niatan bekerja yang dilakukan oleh Anggota. Nilai pasti ini akan ditentukan oleh Pemimpin Divisi.

Laporan Kerja

Definisi Umum: Tindakan yang dilakukan Anggota untuk mengirimkan laporan atas aktivitas kerja yang dilakukan nya dalam satu hari, atau mengenai perkembangan atas project yang dikerjakan nya. Bertujuan untuk sebagai track records atas aktivitas kerja yang dilakukan. Definisi Khusus: Ketentuan dan Aturan yang harus dipenuhi oleh Anggota dalam mengirimkan laporan kerja, agar laporan tersebut menjadi Fit and Proper dengan sistem administrasi manajemen perusahaan.

KETETAPAN

FILTERED BY: UMUM
  • Laporan kerja di kirimkan max pukul 00:00 di hari tersebut, setiap hari kerja yang berlaku. Laporan Kerja setiap hari harus dikirimkan pada tanggal saat itu, atau paling lambat pada pukul 00:00 (jam 12 malam) di tanggal saat itu.
  • Pengiriman laporan kerja harus menggunakan prosedur yang telah ditetapkan.
  • Laporan kerja yang status nya "Closed" tidak bisa di lakukan pengeditan/ perubahan/ revisi.
  • Laporan kerja invalid bisa di revisi oleh Anggota, dan diberikan waktu selama 3- 7 hari untuk merevisi nya.
  • NOTE:
    • Alasan WiFi mati, lupa, tidak bisa masuk ke dalam internal sites, dan segala jenis permasalahan ekternal lain yang tidak berhubungan dengan kendali yang dimiliki oleh perusahaan, tidak bisa dijadikan pembenaran untuk tidak mengirimkan laporan kerja.
FILTERED BY: KHUSUS: FREELANCER- REMOTE
  • Laporan harus berisikan mengenai update perkembangan projects yang dikerjakan.
  • Keterlambatan pengiriman Laporan Kerja: Hari kerja tidak akan dihitung, namun gaji akan dihitung. Hal ini akan berdampak pada: tidak dihitung nya hari kerja Anda ke dalam Masa Kerja 30 Hari.

KONSEKUENSI

  • Laporan kerja yang tidak di kirimkan sesuai aturan, akan mengakibatkan menjadi: Laporan Invalid.
  • Laporan invalid, akan mendapatkan Poin Pelanggaran.
  • Tindakan pengeditan/ perubahan/ revisi atas Laporan kerja yang status nya "Closed" tidak akan di tindak lanjuti.
  • Laporan kerja invalid yang tidak di revisi setelah masa revisi selesai, maka akan di nilai sesuai laporan nya yang lama.

Gaji, Insentif dan Gift

Gaji adalah: Gaji adalah hak Anggota/ karyawan yang diberikan, ketika mereka telah menjalankan semua kewajiban nya, dan memenuhi segala jenis ketentuan dan aturan kerja yang berlaku, ataupun tidak memenuhi ketentuan dan aturan kerja yang berlaku namun masih dalam batas toleransi. Insentif adalah: sebuah pemberian dalam bentuk uang, yang diberikan kepada Anggota, diluar dari gaji, yang bersifat optional (tidak wajib), dimana jumlah nya ditentukan di awal atau berdasarkan subjektifitas penilaian performa. Gift adalah: Suatu barang, baik berupa fisik ataupun non fisik (voucher, diskon, ticket, dll) yang diberikan kepada Anggota, diluar dari gaji, yang bersifat optional (tidak wajib), dimana bentuk dan wujud yang diberikan tidak spesifik.

KETETAPAN

FILTERED BY: JENIS DEFINISI
  • Umum:
    • Anggota memberikan waktu tenggang (delay) selama 30 hari kepada Perusahaan dari tanggal ketetapan pengiriman/ pemberian Gaji, insentif atau pun Gift.
  • GAJI:
    • Gaji bulanan untuk Anggota dengan status Karyawan akan diberikan setiap tanggal 10, di setiap bulan nya.
    • Besaran gaji akan dipotong dengan jumlah denda atau hutang yang di miliki oleh Anggota, sebelum diberikan.
    • Gaji akan diberikan melalui transfer ke rekening atau tunai (tergantung keputusan perusahaan).
  • Gift:
    • Biaya pengiriman ditanggung oleh Anggota.
    • Anggota wajib menyelesaikan biaya pengiriman untuk mendapatkan GIFT.
    • GIFT tidak akan diberikan bila biaya pengiriman tidak diselesaikan.
    • Kelengkapan pemberian Gift akan diberi waktu 1 minggu, semenjak Gift diterbitkan. Lebih dari itu, Gift mungkin tidak bisa diberikan.
  • Insentif:
    • Perihal mengenai kasus insentif, sepenuhnya akan ditutup apabila dalam 1 bulan semenjak tanggal selesai magang, tidak ada komplain yang diajukan (Pertanyaan, keluhan dan tindakan banding mengenai insentif, tidak akan ditanggapi).
  • Lain- lain:
    • Anggota tidak memiliki hak untuk meminta perubahan metode pengiriman gaji/ insentif, atau bahkan meminta perubahan jenis rekening bank pengiriman gaji/ insentif.
    • Nomor rekening ataupun alamat pengiriman Gift akan di dasarkan pada informasi yang tertera dalam database contact di dalam perusahaan.
FILTERED BY: STATUS
  • Umum:
    • Anggota wajib memastikan informasi yang diberikan kepada pihak perusahaan valid, sebelum waktu pengiriman gaji/ insentif/ gift dilakukan.
    • Karyawan dan Freelancer akan mendapatkan Gaji. Peserta Magang dan Kontributor akan mendapatkan Insentif. CO-Founder akan mendapatkan PHU (Pembagian Hasil Usaha).
  • Magang:
    • Insentif diberikan kepada semua peserta yang melakukan magang minimal 6 bulan (enam bulan).
    • Minimal insentif adalah sebesar Rp. 200.000, dan maksimal adalah Rp. 800.000.
    • Insentif diberikan setelah selesai magang.
    • Insentif atau GIFT akan diberikan dengan syarat sbb:
      • Peserta telah mengirimkan Video Pernyataan Persyaratan Mendapat Insentif Magang yang telah disetujui [Referensi].
      • Peserta telah selesai magang, dengan bukti bahwa pemberitahuan selesai magang yang dikirimkan oleh peserta, telah disetujui [Referensi].
    • Jumlah pasti insentif yang diberikan, akan disesuaikan dengan performa anggota. Penilaian ini bersifat subjektif dan tidak dapat diganggu gugat.
    • Insentif akan diberikan apabila Absensi tidak ada yang kosong/ lowong/ terlewatkan/ Invalid sebanyak 2X (dua kali) dalam satu bulan.
      • Nilai 2X dalam 1 bulan merupakan toleransi tambahan yang kami berikan. Dimana seharusnya nilai ini adalah NOL, sesuai ketentuan batasan Mangkir.
  • CO Founder:
    • Gaji tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, tetapi dalam bentuk PPH (Persentase Pembagian Hasil).
      • Kami mencari seorang co-founder, bukan karyawan.
      • Karyawan digaji tiap bulan dan melakukan aktivitas kerja operasional. Anda akan digaji berdasarkan pembagian hasil dan saham setelah startup beroperasi dan mendapat pemasukan.
      • Perihal tentang jumlah PPH (persentase pembagian hasil) yang akan Anda dapatkan, tergantung dari jenis bagian yang ingin Anda masuki.
      • Klik salah satu link lowongan CO Founder yang ingin Anda masuki, kemudian lihat di bagian pembagian hasil. Rangkuman selengkap nya tentang PPH ini, bisa dilihat disini: PPH Semua Pihak STAR SHARE.
  • Employee:
    • Anggota berkewajiban untuk menyediakan nomor rekening tujuan penerimaan gaji yang valid.
    • Biaya transfer ke rekening tujuan akan dibebankan kepada Anggota.
    • Ketetapan biaya transfer antar rekening adalah Rp. 10.000. Berlaku Flat dengan jenis rekening tujuan apa saja.
    • Anggota diberikan waktu untuk melaporkan kesalahan jumlah/ bentuk gaji, insentif ataupun Gift yang diberikan kepada nya dalam kurun waktu 7 hari setelah di terima.
  • Freelancer:
    • Gaji didasarkan atas jam kerja yang dilakukan oleh anggota, kemudian dikalikan dengan Standar gaji tiap jam. Jika seorang anggota memiliki standar gaji Rp. 5.000/ jam, dan melaporkan jam kerja yang dilakukan nya adalah sebanyak 5 jam, maka gaji yang diberikan kepada nya nanti berjumlah Rp. 5.000 X 5= Rp. 25.000.
    • Gaji dihitung berdasarkan Laporan Jam Kerja yang telah dikirimkan oleh Anggota, dan disetujui oleh Pemimpin Divisi.

KONSEKUENSI

  • Apabila lebih dari 30 hari gaji/ insentif/ Gift yang disediakan tidak diambil/ diselesaikan biaya kirim nya, maka akan hangus.
  • Kesalahan alamat penerimaan yang menyebabkan Gift tidak terkirim merupakan tanggung jawab Anggota.
  • Kesalahan nomor rekening penerimaan yang menyebabkan insentif tidak terkirim merupakan tanggung jawab Anggota.
  • Apabila Anggota tidak bisa memberikan informasi mengenai nomor rekening ataupun alamat pengiriman Gift, maka gaji/ insentif/ Gift tersebut akan di kirimkan di bulan berikutnya, bersamaan dengan pengiriman gaji/ insentif/ Gift kepada anggota yang lain.
  • Anggota tidak bisa memberikan informasi mengenai nomor rekening ataupun alamat pengiriman Gift setelah diberi tenggang waktu selama 1 bulan, maka gaji/ insentif/ Gift tersebut dianggap hangus.
  • Anggota siap untuk menerima delay atas keterlambatan pemberian/ pengiriman gaji, insentif, Gift dalam jangka waktu yang ditentukan, dan siap bersedia untuk tidak menagih sebelum jangka waktu keterlambatan tersebut terpenuhi.
  • Kesalahan jumlah pengiriman gaji yang tidak dilaporkan melebihi waktu tenggang yang diberikan, tidak akan menjadi tanggung jawab perusahaan.

Cuti

Cuti Umum

Cuti adalah waktu libur yang diberikan oleh pihak perusahaan, yang bisa digunakan untuk kepentingan apapun dengan tujuan apapun. Dengan mengambil cuti, maka Anggota boleh untuk tidak berangkat bekerja atau tidak melakukan aktivitas kerja. Dalam section ini, akan dibahas mengenai ketentuan cuti dan ketentuan ijin dalam pengambilan cuti.

KETENTUAN

UMUM
  • Cuti diberikan apabila Anggota sudah melakukan aktivitas kerja selama 1 tahun.
  • Pengajuan: H-1 s/d H-5.
    • Contoh: Anda berencana melakukan cuti di hari Jumat. Anda harus mengajukan cuti ini setidaknya di hari kamis. Jangan dihari jumat nya tiba- tiba Anda meminta cuti. Anda juga boleh mengajukan di hari Rabu, Selasa atau Senin. Yang terpenting, maksimal H-1 harus di ajukan.
  • Jenis cuti yang disetujui: Semua di setujui. Liburan, bepergian, dll.
  • Durasi Maksimal: 7 Hari/ Bln.
  • Ijin cuti menggunakan prosedur: HRD: Cuti- V.02 [PK.USR]
  • Pihak Perusahaan berhak menolak permohonan cuti yang diajukan, apabila terdapat suatu pekerjaan urgent yang harus dikerjakan oleh Anggota tersebut.

KONSEKUENSI

  • Cuti yang tidak disetujui akan dianggap tidak masuk kerja (melakukan ketidak hadiran kerja).
  • Lebih dari jumlah maksimal yang ditetapkan, akan dianggap tidak masuk kerja tanpa ijin.
  • Cuti yang tidak sesuai prosedur, akan menyebabkan cuti tidak di setujui.

Changelog

 

Cuti Ketidakmampuan Bekerja

Definisi Khusus: Cuti Ketidak Mampuan bekerja adalah Cuti atau waktu istirahat yang diberikan oleh pihak perusahaan kepada Anggota karena ketidakmampuan Anggota yang dikarenakan tidak bisa memenuhi target ketika menjalankan aktivitas kerja. Target yang tidak terpenuhi bisa di dasarkan atas hasil ataupun Efisiensi Kerja. Cuti ketidak mampuan kerja hanya diberikan kepada Anggota yang mendapatkan gaji harian. Target yang tidak terpenuhi, biasanya dikarenakan beberapa alasan sebagai berikut: [1]. Anggota tidak memahami prosedur kerja, [2]. Terjadi salah persepsi antara informasi yang dibaca/ diterima oleh Anggota, dengan Prosedur Kerja yang dituliskan, [3]. Peralatan yang dimiliki Anggota (spesifikasi laptop, adanya Mallware& virus, dll) tidak tepat/ tidak bisa digunakan untuk menjalankan prosedur kerja, [4]. Prosedur kerja salah dituliskan, atau dituliskan dengan tidak jelas, sehingga memunculkan beragam penafsiran.

KETETAPAN

  • Diberikan oleh Kepala Divisi. Mulai dari tanggal dimulainya cuti, hingga batas akhir cuti tersebut habis.
  • Setelah batas cuti habis, Kepala Divisi akan menanyakan apakah prosedur kerja tersebut sudah bisa dijalankan/ dilakukan/ di praktekan?.
  • Apabila Anggota sudah berhasil mengatasi kendala nya sebelum batas cuti nya habis: Anggota bisa meminta untuk langsung bekerja.
  • Apabila Anggota masih tidak bisa mengatasi kendala nya ketika batas cutinya habis, atau ketika dia mengatakan sanggup (telah bisa) menjalankan pekerjaan dengan baik, namun ternyata tidak bisa:
    • Anggota wajib untuk Melakukan cuti untuk menenangkan diri dan memecahkan masalah yang dihadapinya diluar jam kerja dengan keadaan yang lebih santai.
    • Anggota mendapatkan Surat Peringatan untuk alasan “Ketidakmampuan Bekerja”.

KONSEKUENSI

  • Tidak menerima gaji, dari waktu cuti tersebut.
  • Waktu kerja selama cuti tidak terhitung, yang berdampak pada penghitungan masa kerja 30 hari.

Changelog

Pemesanan, Pembayaran dan Refund

Definisi Pembayaran: Pembayaran adalah tindakan yang dilakukan oleh Anggota/ Customer untuk membayar suatu biaya ke Perusahaan. Biaya yang dimaksud dapat berupa: Pembayaran biaya cetak sertifikat, pendaftaran magang, pembayaran layanan, pembelian suatu produk, dll. Definisi Pembeli: Orang yang melakukan transaksi pembelian produk/ jasa (layanan) di anak perusahaan STAR SHARE. Mereka bisa berupa: Anggota/ mantan Anggota/ Customer/ Klien. Definisi Refund: Tindakan pengembalian dana yang sudah diberikan oleh Anggota/ mantan Anggota/ Customer/ Klien, kepada pihak perusahaan, dengan syarat dan ketentuan yang akan dijelaskan dibawah ini. Refund akan dilakukan apabila terjadi keadaan yang akan dijelaskan sbb: Pembayaran yang dilakukan oleh Anggota/ mantan Anggota/ Customer/ Klien, kepada Perusahaan, yang digunakan untuk membeli/ membayar Produk/ layanan, tetapi Anggota/ mantan Anggota/ Customer/ Klien tersebut...
  1. Tidak memenuhi Syarat dan Ketentuan yang berlaku. Contoh kasus sbb:
    1. Terdapat seorang anggota magang, yang melakukan magang selama 1 bulan. Dia melakukan pemesanan sertifikat. Namun, sertifikat tersebut hanya bisa diberikan kepada anggota yang melakukan magang minimal 2 bulan. Pembayaran yang dilakukan anggota tersebut akan dianggap sebagai Pembayaran Invalid.
  2. Tidak menyertakan informasi yang dibutuhkan untuk memproses produk/ layanan yang dibeli tersebut.
  3. Dianggap akan menggunakan Produk/ Layanan tersebut untuk tindakan yang berbahaya atau berpotensi menimbulkan kriminalitas.
  4. Apabila produk/ jasa yang diterima oleh pembeli tidak sesuai dengan deskripsi, maka hal pertama yang akan dilakukan adalah perbaikan atas produk/ jasa yang dipesan tersebut. Pembeli tidak bisa langsung meminta refund.

KETENTUAN

  • Pemesanan
    • Ketentuan Pembelian Items layanan yang ada di halaman Semua Layanan, mengikuti ketentuan yang tertera di dalam halaman deskripsi Items layanan tersebut.
    • Ketentuan Ketentuan Pembelian Items layanan yang ada di halaman Semua Layanan, merupakan satu kesatuan dengan ketentuan yang tertera di halaman ini.
  • Prosedur refund harus diajukan menggunakan prosedur berikut: Cara Mengajukan Refund atau Pengembalian Biaya.
  • Refund akan dilakukan jika barang/ layanan/ produk belum diberikan oleh pihak perusahaan. Jika sudah diberikan, maka refund tidak bisa dilakukan.
  • Refund harus dilakukan maksimal 1 bulan, semenjak Staf/ admin mensetujui refund yang diminta. Lebih dari itu, refund akan dianggap hangus.
    • Hal ini termasuk memberikan data nomor rekening penerimaan refund, hingga proses refund dana selesai dikirimkan.
  • Refund dikenakan biaya Rp. 10.000 (sepuluh ribu rupiah) untuk biaya admin.
  • Refund dengan nominal kurang dari Rp. 20.000 (dua puluh ribu rupiah) tidak bisa dikembalikan (hangus).
    • Dana refund akan dikurangi dengan biaya admin. Sehingga, nominal Rp. 20.000, akan menjadi Rp. 10.000, dimana nominal tersebut tidak bisa ditransfer.
  • Refund karena alasan yang disebutkan dibawah ini, akan dikenakan potongan sebagai bentuk denda.
    • Kesalahan pemesanan: 20%+ biaya admin.
    • Pembatalan sepihak: 50%+ biaya admin.
    • Pemesanan tidak dapat dilakukan, atau gagal dilakukan oleh pihak perusahaan: 0%
  • Anggota yang mengalami Refund, harus menyertakan kelengkapan yang dibutuhkan: Nomor rekening tujuan, dsb, untuk menerima kembali pengembalian dana.
    • Kelengkapan yang dimaksud, bisa dilihat di masing- masing halaman ketentuan refund di setiap situs yang digunakan untuk transaksi, atau sesuai instruksi yang diberikan oleh admin situs yang digunakan untuk transaksi tersebut.
  • Perusahaan memberikan waktu selama 7 (tujuh) hari untuk meminta menyediakan kelengkapan refund.
  • Perusahaan memberikan waktu 7 (tujuh) hari untuk melengkapi data order yang dibutuhkan dengan valid (benar dan lengkap), bila data yang disajikan ada yang tidak valid.
    • Lebih dari waktu tersebut, pembeli bisa mengajukan refund.
  • Pengajuan refund harus menggunakan prosedur yang dijelaskan di masing- masing situs yang digunakan untuk transaksi tersebut.
    • Prosedur ini dituliskan di sebuah post dalam situs tersebut, dimana tautan dari post tersebut telah disertakan pada halaman Syarat dan Ketentuan di masing- masing situs.
    • Halaman Syarat dan Ketentuan di masing- masing situs hanya ada satu. Biasanya ada di bagian Footer atau halaman Menu Lanjutan. Jadi, tidak akan sulit menemukan nya.
  • Jalur komunikasi untuk menyediakan kekurangan data ketika terjadi pemesanan, harus sesuai yang dijelaskan pada halaman Syarat dan Ketentuan di masing- masing situs yang digunakan untuk transaksi tersebut.
  • Produk/ layanan yang sudah diproses, dimana hasil proses tersebut telah sesuai dengan deskripsi produk/ layanan yang telah dicantumkan, maka tidak bisa dilakukan refund.
  • Produk/ Layanan yang dikomplain lebih dari 7 hari, tidak bisa diminta perbaikan/ refund.
  • Waktu respon yang diberikan oleh Admin/ Customer Care adalah 1-3 hari.
  • Keterlambatan Pemesanan
    • Bagi peserta yang terlambat melakukan pemesanan setelah selesai magang, akan dikenakan denda: Denda Terlambat Melakukan Pemesanan
    • Tanggal keterlambatan akan terhitung 1 (satu) bulan setelah tanggal selesai magang.
  • Pemesanan harus dilakukan dengan menggunakan akun yang memiliki email utama sesuai dengan yang Anda masukan pada formulir data diri lanjutan (kolom email utama).

KONSEKUENSI

  • Diluar dari jangka waktu yang telah ditentukan dalam penyediaan kelengkapan pengembalian "Denda Invalid", maka refund akan dianggap hangus.
  • Refund dengan nominal kurang dari Rp. 20.000 (dua puluh ribu rupiah) yang telah dikurangi dengan pemotongan biaya admin, tidak bisa dikembalikan (hangus).
  • Data order yang tidak dilengkapi dengan valid, melebihi jangka waktu yang ditentukan, akan dilakukan refund.
 

Changelog

  1. May 8, 2021:
    1. Judul sebelum nya: Pembayaran dan Refund. Diganti menjadi: Pemesanan, Pembayaran dan Refund

Dokumen dan Administrasi

Dokumen

Halaman ini akan menjelaskan mengenai ketentuan dalam penerbitan dokumen yang dibutuhkan oleh anggota (mis: Sertifikat, Surat Keterangan, dan dokumen lain). Dokumen ini akan diberikan oleh Perusahaan apabila Anggota telah memenuhi semua kewajiban nya.

KETENTUAN

FILTERED BY: CUSTOM- TINDAKAN CETAK DAN KOREKSI
  • Dokumen (Surat Keterangan dan Sertifikat) berikut ini, akan diberikan dalam bentuk Softcopy menggunakan template dokumen dari Pihak Perusahaan, tanpa biaya apapun (berlaku mulai 10 Juni 2021):
    • Surat Keterangan diterima Magang (diberikan langsung ketika mendaftar).
    • Surat Keterangan Selesai Magang.
    • Formulir Penilaian Magang.
    • Sertifikat Magang.
  • Bila peserta menginginkan dokumen dalam bentuk fisik, biaya pengiriman di bebankan kepada Peserta.
  • Dokumen akan dicetak menggunakan ukuran A4
    • Semua file yang menggunakan template dari instasi (universitas/ sekolah) Anda, akan kami cetak menggunakan kertas dengan ukuran A4. Kami merekomendasikan untuk menyediakan file dengan ukuran A4, agar cetakan bisa dipastikan rapi.
    • Kami tidak menyediakan ukuran kertas selain A4. Jika Anda berkeinginan untuk mencetak dokumen dengan ukuran kertas yang berbeda, kirimkan dokumen tersebut secara fisik kepada kami.
  • Koreksi kesalahan penulisan akan dicoret menggunakan pena
    • Jika terdapat dokumen yang salah tulis, yang biasanya terjadi pada bagian pengisian nama koordinator lapangan, jabatan, dsb, cara kami mengkoreksi adalah dengan mencoret bagian yang salah tersebut, dan menuliskan secara manual (menggunakan pena) isian yang benar.
    • Koreksi coretan ini tidak akan membuat laporan/ dokumen tersebut menjadi invalid (tidak berlaku, tidak diterima oleh dosen pembimbing Anda, dll). Hanya saja dokumen menjadi tidak rapi karena ada coretan.
    • Jadi, pastikan terlebih dahulu mengisi bagian yang penting dengan data yang benar sebelum mengirimkan nya kepada kami. Agar dokumen yang dicetak pun hasil nya rapi.
  • Kolom isian yang kosong akan di isi dengan pena
    • Jika Anda mengirimkan file softcopy, yang dimana kami anggap ada kolom wajib di isi, tetapi belum di isi, maka kami akan mengisi nya secara manual (menggunakan tulisan tangan).
    • Kejadian ini bisa saja terjadi karena peserta lalai, atau memang file dokumen asli nya yang dari Instasi (Universitas/ Sekolah Anda) tidak bisa di edit (berbentuk PDF, file gambar atau File Protected).
    • Contoh kasus; Anda melakukan pemesanan dokumen Log Aktivitas. Di kolom "Nama Mahasiswa", masih kosong. Kami akan melakukan pengisian nama Anda di kolom tersebut, secara manual dengan menggunakan pena.
  • Bagian yang ambigu akan di isi menurut versi kami
    • Jika ada kolom pengisian yang tidak memiliki keterangan, yang dimana pengisian nya bisa memiliki beberapa versi, maka kami akan mengisi nya dengan menggunakan versi yang menurut kami anggap benar.
    • Untuk menghindari hal ini, Anda bisa menuliskan catatan mengenai; seperti apa pengisian yang benar pada bagian tersebut, di dalam Chat Order atau di kolom Catatan Pemesanan.
    • Komplain tidak akan kami terima, apabila ternyata versi pengisian/ penulisan yang kami lakukan/ berikan, tidak sesuai format yang dikehendaki oleh Instasi Anda.
    • Lihat contoh nya di bagian "Keterangan Lain".
  • Pengisian menggunakan referensi dari data pendaftaran pertama
    • Apabila terdapat kolom dokumen yang tidak di isi, kami akan mengisi nya menggunakan referensi dari data pendaftaran yang dikirimkan melalui Formulir Data Diri Lanjutan. Bukan dari data lain yang disediakan.
    • Lihat contoh nya di bagian "Keterangan Lain".
FILTERED BY: CUSTOM- KETENTUAN PENERBITAN
  • Sertifikat (baik itu: sertifikat magang, sertifikat keterampilan, dsb) dan surat keterangan (Surat Keterangan Selesai Magang, Formulir Penilaian, dll), akan diterbitkan apabila seseorang telah selesai menjalani program magang atau kontrak kerja.
  • Dokumen tidak akan diberikan kepada anggota yang terkena Blacklist, tidak melakukan pengunduran diri secara formal, mengalami "Pemberhentian Kerja", atau yang memiliki masalah lain yang masih belum diselesaikan.
  • Biaya cetak, biaya admin dan biaya pengiriman ditanggung oleh anggota.
  • Dokumen yang hasil nya adalah Fisik (bukan softcopy) akan dikirimkan ke rumah masing- masing (tidak boleh diambil di kantor).
  • Biaya pengiriman dokumen di tanggung masing- masing anggota.
  • Diberikan kepada Anggota yang semua tugas dan tanggung jawab nya telah diselesaikan dengan baik.
  • Permintaan revisi dokumen yang tidak kunjung diselesaikan lebih dari 1 minggu, akan dilakukan refund dan terkena charge sebanyak 50%.
FILTERED BY: STATUS
  • Peserta Magang.
    • Dokumen yang akan diberikan tanpa biaya cetak adalah: Penilaian Magang, Surat Keterangan Selesai Magang dan Sertifikat Magang.
      • Selain dokumen yang dijelaskan diatas, biaya cetak akan ditanggung oleh Peserta Magang.
    • Dokumen akan diberikan satu kali. Apabila Peserta Magang menginginkan dokumen yang sama (mis. dokumen yang lama hilang), maka harus melakukan pemesanan dimana biaya cetak harus ditanggung oleh Peserta Magang.
FILTERED BY: KHUSUS
  • Perlindungan Data Karyawan. Permintaan informasi mengenai data karyawan, baik itu untuk kepentingan penerbitan dokumen atau kelengkapan lain, selain yang akan disebutkan berikut, tidak akan diberikan: Nama, Jabatan, NIK (Nomor Induk Karyawan).

KONSEKUENSI

  • Penerbitan dokumen tidak akan dilakukan bila anggota tidak dalam kriteria sesuai ketentuan diatas.
  • Dokumen akan tetap diproses dan diterbitkan sesuai ketentuan yang telah kami jelaskan diatas.
 

KETERANGAN LAIN

CONTOH FILE YANG KURANG JELAS [caption id="attachment_11236" align="alignnone" width="300"] Bagian yang ambigu akan di isi menurut versi kami[/caption]   CONTOH KASUS- PENGISIAN MENGGUNAKAN REFERENSI DARI DATA PENDAFTARAN PERTAMA Jadi, misalkan Anda menuliskan catatan dalam pemesanan seperti ini:
Mohon isi dokumen dengan data sbb: Nama: Andy Kurniawan NIM: 14.85441.2250
Tetapi, data atas "Nama Anda" pada pendaftaran yang Anda kirimkan sebelum nya ketika mendaftar magang adalah Andy Korniawan (Pakai  alfabet "o" dan bukan "a" seperti yang Anda pesankan), maka nama yang akan kami tuliskan adalah Andy Korniawan. Dan bukan Andy Kurniawan. Bila Anda telah mengisi kolom pada file yang Anda kirimkan, dengan data yang berbeda dengan data pendaftaran, maka kami mungkin akan mengubahnya sesuai dengan data pendaftaran tersebut. Hal ini kami lakukan dengan cara mencoret data yang salah dan menuliskan data yang sesuai dengan data pendaftaran Anda, secara manual (menggunakan tulisan tangan). Catatan: Hal ini tidak selalu kami lakukan. Terkadang kami bisa juga mengikuti penulisan yang sudah ada di dokumen yang Anda sediakan.    

Administrasi

Desfinisi Umum Administrasi: Tindakan perusahaan untuk memvalidasi hal- hal penting terkait dengan aktivitas kerja, yang didasarkan pada sarana administrasi yang telah ditentukan sebelum nya, yang digunakan sebagai approvement (pembuktian) terhadap tindakan Anggota. Sehingga, tanpa adanya pembuktian sarana administrasi yang valid tersebut, maka tindakan penting terkait dengan aktivitas kerja tidak bisa disetujui.
  • Kejadian yang sering terjadi adalah, banyak orang melakukan suatu tindakan tanpa mengirimkan laporan atas tindakan nya tersebut. Sehingga, tidak ada pembuktian yang valid bahwa dia telah melakukan nya. Koordinator lapangan, kepala divisi, atau rekan kerja yang lain, mungkin melihat dia melakukan aktivitas kerja tersebut, tetapi dari segi administrasi, dia dianggap tidak melakukan aktivitas kerja karena tidak ada pembuktian yang dia berikan.
  • Hal ini juga sering berlaku pada ijin ataupun suatu konfirmasi dalam bentuk lisan saja, tanpa menggunakan prosedur/ aturan yang telah ditentukan. Ijin tidak berlaku, dan akan dianggap tidak melakukan aktivitas kerja, apabila hanya disampaikan secara lisan dan tidak ada ijin tertulis yang dibuat.
Deskripsi Khusus Administrasi: Ketetapan yang mengatur mengenai penilaian ataupun validitas atas tindakan administratif yang dilakukan oleh Anggota yang berhubungan dengan aktivitas kerja. Administrasi Custom adalah sebuah file atau dokumen, baik itu dalam bentuk fisik atau softcopy, ataupun permintaan tindakan sesuai yang diminta oleh Anggota, selain yang telah ditentukan pemberian nya di halaman Hak dan Kewajiban. File atau Dokumen Administrasi Custom adalah sebuah file atau dokumen, baik itu dalam bentuk fisik atau softcopy, selain yang telah ditentukan pemberian nya di halaman Hak dan Kewajiban. Tindakan Administrasi Custom adalah sebuah tindakan yang dilakukan oleh Pihak Perusahaan, sesuai skenario yang diminta oleh Anggota, selain yang telah ditentukan pemberian nya di halaman Hak dan Kewajiban.

KETETAPAN

  • Anggota wajib bertindak sesuai ketentuan dan aturan administratif yang telah ditetapkan, dan tidak boleh mengabaikan administrasi tersebut. Tindakan saja (just action) yang telah dilakukan tidak bisa menjadi pembenaran bahwa Anggota telah melakukan tindakan tersebut.
  • Pihak perusahaan berhak menolak, dan tidak memiliki kewajiban untuk menyediakan, permintaan pembuatan file/ dokumen administrasi secara custom, ataupun melakukan tindakan administrasi custom.
  • Bilamana Pihak Perusahaan memutuskan untuk membantu Anggota untuk menyediakan permintaan pembuatan file/ dokumen administrasi custom, atau tindakan administrasi custom, Pihak Perusahaan berhak meminta biaya atas hal tersebut.
    • Ketetapan mengenai biaya ini akan diputuskan sepenuhnya oleh Pihak Perusahaan, yang tidak bisa diganggu gugat.

KONSEKUENSI

  • Tindakan yang diwajibkan mengirimkan suatu pembuktian administratif, akan dianggap invalid (tidak valid/ tidak dapat diterima) apabila Anggota tidak mengirimkan/ melakukan tindakan administrasi yang ditentukan dengan benar, meskipun dia telah melakukan tindakan tersebut.
  • Anggota yang tidak mau membayar biaya Administrasi Custom, tidak berhak mendapatkan permintaan Adminsitrasi Custom yang diminta (karena dari awal telah kami beritahukan bahwa hal tersebut tidak termasuk sesuatu yang akan kami berikan).
 

Changelog

  1. 08.05.2021:
    1. Halaman Penerbitan dokumen, digabung dengan halaman administratif.
    2. Halaman Administratif, diganti judul nya dengan Dokumen dan Administrasi

Perubahan dan Pengambilan Keputusan

Tindakan ataupun ketentuan dalam mengambil sebuah keputusan dalam suatu sengketa ataupun permasalahan yang terjadi ketika melakukan aktivitas kerja, membuat suatu strategi bisnis, membuat keputusan krusial, dll, yang dimana disini dikhususkan untuk pembahasan di tingkat manajemen.

KETETAPAN

  • Keputusan yang tidak krusial (tidak terlalu penting) akan diambil pihak CEO secara sepihak.
    • PENJELASAN: Untuk mendapatkan manajemen waktu yang baik, maka setiap keputusan dan ketentuan yang tidak terlalu menyangkut tentang hal yang krusial atau tidak terlalu berdampak signifikan, akan diambil oleh CEO atau pihak level 1 secara sepihak.
    • ALASAN: Jika semua keputusan harus di diskusikan dengan semua anggota Tim Inti, akan selalu ada perbedaan pandangan tentang keputusan ini yang perlu di selaraskan agar mayoritas anggota menyetujui nya. Kita saat ini berada dalam kondisi startup, dimana sangat banyak sekali hal yang belum di atur. Terdapat ratusan hal yang belum diatur. Jika setiap hal perlu di diskusikan dalam pengambilan keputusan nya, dan setiap diskusi memerlukan waktu 1-3 jam, yang dimana (dari pengalaman sebelumnya) ini hanya masalah tentang penjelasan mengenai keputusan yang diambil. Karena (dari Pengalaman) para Anggota kebanyakan akan setuju setelah penjelasan diberikan, maka untuk menghindari waktu dan energi yang terbuang hanya untuk memberikan penjelasan, maka keputusan di waktu pertama akan di ambil oleh pihak Level 1 secara sepihak.
  • Perubahan atau pengambilan keputusan yang krusial.
    • PENJELASAN: CEO atau pihak level 1, memiliki suara sebanyak 35%. Sedangkan pihak level 2 (COO, Head COO, Head Administrator, dll) memiliki andil suara sebanyak 65%. Keputusan menjadi valid (di putuskan atau diubah) jika suara mencapai lebih dari 50%.
    • ALASAN: Dalam men-drive organisasi, mayoritas anggota dari kelompok harus menyetujui tentang keputusan tersebut. Namun, kata “Mayoritas” yang di maksud tidak berarti semua anggota memiliki persentase andil suara yang sama. Pemimpin harus memiliki andil suara yang lebih besar, untuk menghindarkan kesalahan langkah yang terjadi yang disebabkan karena ketidaktahuan dari kebanyakan anggota.
    • CONTOH KASUS: Terdapat sekelompok petani yang berjumlah 10 orang. 1 diantara mereka adalah pemimpin kelompok petani. Para petani ingin segera mendapatkan penghasilan yang besar dengan cara menanam Palawija di tanah mereka, yang seumur hidup tidak pernah mereka lakukan sebelum nya. Tetapi, Pemimpin petani tersebut menolak adanya keputusan ini. Karena dari pengalaman dan data dari pemerintah tentang struktur tanah, yang diketahui oleh Pemimpin petani tersebut, tanaman Palawija tidak bisa tumbuh di tanah mereka. Jika mereka memaksakan diri, maka tanaman Palawija itu tidak bisa tumbuh dengan baik dan para petani akan menderita kerugian. Jika keputusan kelompok didasarkan atas Mayoritas pendapat dari anggota yang ada, yang dimana Pemimpin tidak memiliki andil suara yang lebih besar daripada anggota kelompok yang lain, maka arah suatu kelompok akan menuju ke bencana. Karena arah ditentukan oleh kebanyakan orang yang tidak mengetahui sesuatu

KONSEKUENSI

  • Keberatan atas keputusan yang diambil oleh pihak Level 1 atau CEO.
    • PENJELASAN: Keputusan, baik yang krusial maupun biasa, terkadang bertabrakan dengan ketentuan pihak tertentu. Berikut ini adalah ketentuan yang harus dilakukan oleh pihak yang keberatan, untuk mendapatkan perubahan keputusan tersebut.
      • Keberatan bisa langsung di sampaikan ke pihak Level 1.
        • Jika keberatan diterima, maka Pihak Level 1 bisa melakukan perubahan keputusan secara langsung dan sepihak, berdasarkan acuan dari pihak yang merasa keberatan.
        • Jika keberatan tidak diterima, atau jika pihak Level 1 tidak menyetujui secara langsung tentang permintaan perubahan tersebut, maka pihak yang merasa keberatan tersebut harus membuka forum diskusi untuk meminta suara anggota lain untuk melakukan perubahan yang menentang keputusan sepihak yang dilakukan oleh Pihak Level 1.
      • Keberatan disampaikan ke Forum apabila keberatan yang disampaikan langsung kepada pihak CEO tidak disetujui.
        • Jika terdapat suatu keberatan, maka pihak yang merasa keberatan harus membuka sebuah Forum diskusi untuk perubahan aturan itu dan meyakinkan pihak lain untuk mendukung suara nya. Pihak yang keberatan harus mendapatkan suara lebih dari 50% di dalam forum, sebagai syarat agar perubahan atas hal yang menjadi suatu keberatan nya tersebut bisa di ubah.
        • Persentase suara tetap sama seperti yang telah ditentukan sebelumnya.
  • Keputusan atas ketentuan yang belum di tentukan akan diambil pihak CEO secara sepihak.
    • PENJELASAN: Ketentuan yang belum di tentukan atau di set, adalah ketentuan yang belum dibuat dikarenakan belum adanya waktu atau tenaga dalam melakukan nya. Pihak CEO akan mengambil keputusan secara sepihak untuk ketentuan yang sebelumnya belum ada.
    • ALASAN: Kembali lagi terhadap efisiensi waktu dan tenaga. Startup adalah suatu usaha yang sistem di dalam nya belum banyak yang dibuat. Jika setiap keputusan selalu membutuhkan musyawarah untuk melakukan nya, maka pekerjaan yang harus dilakukan akan habis waktu dan tenaga nya hanya untuk memperdebatkan hal ini. Disisi lain, selalu ada pihak yang akan dirugikan dalam setiap keputusan yang diambil.

Pemotongan Gaji

Definisi Khusus: Tindakan pemotongan gaji yang diberikan kepada karywan yang dikeluarkan, mengundurkan diri, melanggar ketentuan/ aturan. Secara umum nya, pihak Perusahaan akan tetap memberikan gaji bagi para karyawan nya, apabila karyawan tersebut memiliki niatan baik dalam bekerja. Apabila ada kendala, urusan pribadi, dll, asalkan semua hal tersebut di komunikasikan dengan baik dengan bagian Manajemen, dan terdapat/ adanya pemberitahuan tentang kendala yang terjadi, maka semua masalah bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, Anda bisa membayangkan, apabila ada karyawan, yang telah di rekrut (diterima bekerja), namun sering tidak masuk bekerja, sering tidak bisa dihubungi (diam) untuk memberikan penjelasan atas kesalahan kerja yang telah dilakukan nya, tidak bertanggung jawab dalam melakukan aktivitas kerja, bekerja dengan cara nya sendiri (serampangan, tanpa aturan, tidak menggunakan prosedur kerja), dan semua tindakan buruk yang dilakukan nya menimbulkan kerusakan dan kerugian (baik secara langsung ataupun secara tidak langsung) bagi organisasi, maka kami merasa perlu untuk melakukan resend kepada yang bersangkutan (mengeluarkan nya) dengan pemotongan gaji, yang jumlah dan ketentuan nya akan dijelaskan dibawah ini. Alasan nya: Dikarenakan karyawan tersebut tidak cuma "tidak memberikan VALUE (keuntungan) bagi perusahaan, tapi malah memberikan kerugian". Alasan diberlakukan kebijakan pemotongan gaji karena pihak STAR SHARE membutuhkan return (profit) atas beragam biaya perekrutan Anggota yang dilakukan nya.

KETETAPAN

FILTERED BY: CUSTOM- FREELANCER- REMOTE- REGULER
  • Besarnya pemotongan gaji yang dilakukan adalah sebesar 50- 90% dari total gaji yang diakumulasikan nya.
  • Jumlah spesifik pemotongan gaji akan didasarkan atas keputusan yang subjektif dari pihak Upline ataupun pihak Manajemen.
  • Pemotongan gaji dilakukan apabila karyawan mengundurkan diri atau dikeluarkan (terjadi Pemberhentian Kerja), namun belum menerima gaji atas aktivitas kerja yang telah dilakukan nya.

KONSEKUENSI

  • Anggota siap dan bersedia menerima pemotongan gaji dengan jumlah persentase pemotongan yang telah diputuskan untuk dirinya.

NOTE

Alasan diberlakukan kebijakan pemotongan gaji karena pihak STAR SHARE membutuhkan return (profit) atas beragam biaya perekrutan Anggota yang dilakukan nya. Adapun hal tersebut adalah:
  • Biaya perekrutan Anggota meliputi:
    • Waktu, materi dan tenaga yang dibutuhkan untuk membuat Anggota mempelajari materi kerja.
    • Waktu mengoreksi jawaban tes lamaran kerja.
    • Persiapan penerimaan Anggota.
  • Return karyawan meliputi:
    • Kontribusi yang diberikan karyawan tersebut dalam menjalankan aktivitas kerja.
    • Pekerjaan yang dilakukan.
    • Pihak STAR SHARE menganggap apabila karyawan keluar sebelum 30 hari, maka kami tidak mendapat return (keuntungan) dari karyawan tersebut dan terbilang "Merugi". Sehingga menjadi wajar sekiranya jika kami tidak bisa memberikan gaji tersebut.
  • Keadilan dalam pemotongan gaji
    • Secara umum nya, pemotongan gaji terjadi karena Anggota tidak memperlihatkan niatan baik dalam bekerja. Anggota tidak akan dikeluarkan dan tetap akan menerima gaji, karena hal berikut:
    • Pihak STAR SHARE selalu memberikan waktu cuti ketidak mampuan bekerja untuk Anggota, agar mereka bisa memperbaiki kesalahan yang dilakukan nya.
    • Jika Anggota masih tidak bisa memperbaiki kesalahan nya, maka pihak STAR SHARE akan memberikan tambahan cuti kembali.
    • Anggota seharusnya bisa melakukan aktivitas kerja dengan prosedur yang telah ditetapkan, dikarenakan prosedur tersebut sudah di uji, dan mampu dipraktekan dengan baik oleh Anggota yang lain.
 

Changelog

Absensi

Tindakan yang dilakukan Anggota yang melakukan aktivitas kerja di kantor atau secara remote untuk membuktikan bahwa dia sudah memulai aktivitas kerja dan mengakhiri aktivitas kerja sesuai ketentuan waktu kerja yang ditetapkan, dimana dibuktikan dengan absensi masuk dan absensi keluar dalam batasan ketentuan jam kerja.

KETETAPAN

FILTERED BY: UMUM
  • Dilakukan di tanggal tersebut.
  • Absensi akan dianggap valid apabila terdapat unsur sbb:
    • Terdapat absensi masuk dan absensi keluar.
    • Adanya Laporan Kerja.
  • Waktu Absensi:
    • Absensi Masuk:
      • Mulai: 60 menit sebelum jam masuk kerja.
      • Berakhir: Setelah jam masuk kerja.
      • Contoh: Jam masuk kerja adalah pukul 09:00. Maka, absensi masuk yang bisa dilakukan adalah mulai pukul 08:00- 09:00 WIB.
    • Absensi keluar:
      • Mulai: Setelah jam keluar kerja.
      • Berakhir: 60 menit Setelah jam keluar kerja.
      • Contoh: Jam masuk kerja adalah pukul 15:00. Maka, absensi keluar yang bisa dilakukan adalah mulai pukul 15:00- 16:00 WIB.
  • Absensi masuk, keluar dan laporan kerja harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan, sesuai lokasi aktivitas masing- masing.
  • NOTE:
    • Bagi yang menginap di kantor, dan mengerjakan aktivitas kerja sampai malam, absensi harus di lakukan sesuai dengan jadwal absensi yang ditentukan.

KONSEKUENSI

  • Absensi masuk dan absensi keluar yang dilakukan tidak pada tanggal yang sesuai, tidak akan dihitung.
    • Contoh kasus: Anggota yang melakukan aktivitas kerja Remote lupa membuat absensi di hari selasa, 9 Juni 2020. Pada hari rabu nya (tanggal 10 Juni 2020), dia membuat absensi untuk hari selasa, dengan menuliskan di Ticket Online (di bagian Judul) seperti ini: Absensi. Selasa, 9 Juni 2020. Absensi untuk hari Selasa, yang dia tuliskan di hari rabu tidak akan di hitung.
  • Absensi yang tidak dilakukan pada waktu absensi, akan dianggap Invalid.
    • Contoh 1: Misalkan, jam masuk kerja adalah pukul 9:00. Terdapat anggota yang melakukan absensi masuk pada pukul 9:05. Ketentuan absensi masuk adalah dilakukan pada tenggang waktu Mulai: 60 menit sebelum jam masuk kerja, dan Berakhir: Setelah jam masuk kerja. Dia melakukan absensi pada waktu setelah jam masuk (terlambat). Berarti, absensi masuk yang dilakukan nya adalah Invalid.
  • Absensi masuk, absensi keluar dan laporan kerja yang dilakukan tidak sesuai dengan prosedur yang ditentukan, akan dianggap sebagai Invalid.
  • Absensi yang invalid, akan mendapatkan poin pelanggaran.
  • Tidak ada absensi masuk DAN absensi keluar yang valid akan dianggap mangkir.

CATATAN

  • Pulang di pertengahan jam kerja, akan di hitung dengan Absensi Keluar yang invalid. Dia tidak akan dianggap mangkir, tetapi Anggota akan mendapatkan poin pelanggaran atas keterlambatan dari absensi keluar.
 

Changelog

  • Pulang di pertengahan jam kerja | Ketentuan ini sebelum nya dibuat secara independen. Namun, dikarenakan terdapat penyederhanaan sistem kerja, maka ketentuan atas "Pulang di pertengahan jam kerja" ini dijadikan satu di dalam section ini, dan konten nya tidak di tampilkan karena sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.

Mangkir

Keadaan dimana Anggota dianggap tidak melakukan aktivitas kerja, yang kesemua nya di dasarkan atas kelengkapan administratif yang ada (bukan didasarkan pada pernyataan seorang anggota). Maksud dari: "Bukan didasarkan pada pernyataan seorang anggota" adalah seperti ini: Pada hari Selasa, tanggal 9 Juni 2020, terdapat anggota yang melakukan aktivitas kerja. Dia melakukan aktivitas kerja dengan orang kantor, dan ada bukti saksi mata yang memang dia benar- benar melakukan aktivitas kerja. Namun, dia lupa melakukan absensi. Meskipun dia menyatakan telah melakukan aktivitas kerja, namun dia tidak melakukan absensi, maka akan dianggap tidak ada kelengkapan administratif dan aktivitas kerja nya akan dianggap sebagai Invalid.

KETETAPAN

  • Batasan tidak masuk kerja yang disetujui adalah 0 (nol). Berarti, setiap anggota harus masuk sesuai dengan ketetapan hari kerja nya. Lebih dari itu, kami memiliki hak untuk menetapkan konsekuensi.
  • Alasan apapun, apabila terpenuhinya keadaan mangkir yang dijelaskan diatas, akan dianggap sebagai Mangkir. Jadi, alasan seperti Ban bocor, listrik mati, motor mogok, dll, tidak akan diterima dan tidak bisa dijadikan sebagai alasan keterlambatan/ tidak melakukan aktivitas kerja.

KONSEKUENSI

  • Mendapatkan Poin Pelanggaran.
  • Mendapatkan Surat Peringatan.
  • Dikeluarkan dari keangotaan.

INFORMASI LAIN

  • Nama Lain: Tidak Masuk Kerja Tanpa Ijin

Pemberhentian Kerja

Pemberhentian Kerja, atau bisa disebut dengan "Dikeluarkan dari Perusahaan", adalah sebuah keputusan dari perusahaan dengan dicabutnya keanggotaan, atau dikeluarkan nya seseorang dari perusahaan, karena beberapa alasan sbb: Dirasa tidak mampu melakukan tugas dan kewajiban kerja nya, anggota dirasa tidak memiliki kedisiplinan untuk memenuhi segala macam tugas dan tanggung jawab nya, melakukan pelanggaran berat, melakukan pelanggaran berulang. Pemberhentian Kerja dilakukan apabila batasan Absensi tidak masuk kerja telah tercapai, dan/ atau mendapatkan Surat Peringatan dengan jumlah maksimal. Di section ini akan dibahas hak- hak yang akan didapatkan oleh Anggota apabila terjadi pemberhentian kerja kepada mereka, ataupun hal- hal yang terjadi kepada mereka setelah keputusan "Pemberhentian Kerja" dikeluarkan.

KETETAPAN

FILTERED BY: UMUM
  • Pemberhentian kerja akan dilakukan apabila Anggota mendapatkan Surat Peringatan (SP) 3 atau poin pelanggaran telah mencapai batas.

KONSEKUENSI

  • Anggota di haruskan membayar ganti rugi atas kerusakan dan kerugian yang di timbulkan, apabila ada.
  • Segala jenis hasil kerja harus diberikan kepada pihak perusahaan.
  • Anggota harus menyelesaikan administrasi atas pemberhentian kerja apabila ada.
  • Anggota harus menyelesaikan pekerjaan nya sampai pada titik aman nya, apabila diminta.
  • Apabila Anggota tidak memenuhi konsekuensi atas pemberhentian kerja yang harus nya dia lakukan, maka Anggota mungkin akan mendapatkan Blacklist dan/ atau Penyelesaian masalah ke jalur Hukum

Durasi Kerja

Durasi kerja adalah lama waktu yang harus dilakukan oleh Anggota dalam menjalankan aktivitas kerja di perusahaaan, yang disesuaikan dengan kontrak kerja yang telah disepakati antara Anggota dan pihak perusahaan. Beberapa anggota yang memiliki status seperti Magang, memiliki durasi khusus dalam melakukan aktivitas kerja. Durasi seperti itu yang akan di bahas disini. Tidak semua durasi kerja akan di hitung berdasarkan hari (seperti di tempat kerja pada umum nya). Untuk status keanggotaan tertentu, durasi kerja mungkin akan di hitung berdasarkan jam, ataupun ketetapan waktu yang lain nya. Perhatian: Gunakan [Bantuan ini] untuk menghitung durasi magang dengan mudah.  

KETETAPAN

FILTERED BY: STATUS
  • Magang
    • Umum:
      • Durasi magang akan dihitung berdasarkan 1 bulan dan kelipatan nya. Jadi, tidak ada magang selama 15 hari, 27 hari, satu setengah bulan, dua setengah bulan, dsb. Yang ada adalah magang selama 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, dst.
    • Tanpa Surat Pengantar dari Instansi (Bagi peserta yang mendaftar tanpa menyertakan Surat Pengantar dari Instansi).
      • Minimal waktu magang adalah 1 bulan hingga 12 bulan (pilihan durasi terserah).
      • Harus membayar Biaya Pendaftaran Magang (Keputusan kebijakan ini bisa dilihat di: Changelog ini).
    • Dengan menyertakan Surat Keterangan dari Universitas.
      • Durasi magang akan di hitung berdasarkan ketentuan yang tertulis di dalam Surat Pengantar Instansi tersebut.
      • Durasi magang akan terhitung selama 2 bulan, apabila Surat keterangan dari Instansi tidak menyertakan keterangan durasi magang di dalam nya.
      • Jika Surat Keterangan Magang yang dilampirkan, bertuliskan durasi yang memiliki nilai variatif (mis. bertuliskan 1- 2 bulan) [Ref], maka durasi magang akan terhitung menjadi durasi maksimal yang di cantumkan [Ref]
        • Durasi maksimal akan akan dibulatkan ke atas, berdasarkan Penetapan durasi magang berdasarkan ketetapan perusahaan- Bagian 1 dan Bagian 2.
      • Bila pihak Universitas memberikan waktu magang kurang dari waktu yang ditentukan oleh Perusahaan, maka peserta magang harus mengikuti ketentuan waktu kerja dari perusahaan. Peserta magang wajib membagi waktu sendiri untuk kuliah dan untuk mengerjakan tugas magang.
        • Contoh: Pihak Universitas Anda menentukan waktu magang nya adalah 15 hari, sedangkan pihak perusahaan menentukan waktu magang nya adalah 1 bulan. Maka Anda harus mengikuti ketentuan waktu magang pihak perusahaan, yaitu selama 1 bulan.
      • Jika dari pihak Universitas menginginkan waktu magang lebih dari yang ditentukan oleh pihak Perusahaan, hal ini akan diperbolehkan.
        • Contoh: Pihak Universitas Anda menentukan waktu magang nya adalah 5 bulan, sedangkan pihak perusahaan menentukan waktu magang minimal nya adalah 2 bulan. Maka Anda bisa magang selama 5 bulan.
      • Durasi magang tidak dihitung berdasarkan tanggal masuk dan tanggal keluar yang ditetapkan oleh pihak Universitas/ sekolah. Tetapi dihitung berdasarkan ketetapan perusahaan atau keputusan yang diambil oleh mahasiswa itu sendiri.
      • Penetapan durasi magang berdasarkan ketetapan perusahaan (Bagian 1): Apabila Anggota memiliki Surat Keterangan dari Universitas/ Sekolah, dimana Surat Keterangan tersebut berisikan tanggal mulai dan tanggal berakhir, atau durasi dalam hitungan hari, adalah:
        • Kurang dari 30 hari: Magang harus 1 bulan.
        • 30- 60 hari: Magang harus 2 bulan.
        • 61-90 hari: Magang harus 3 bulan.
        • 91-120 hari: Magang harus 4 bulan.
        • 121-150 hari: Magang harus 5 bulan.
        • 151-180 hari: Magang harus 6 bulan.
        • Contoh kasus:
          • Peserta magang memiliki Surat Keterangan dari Universitas/ Sekolah, dimana di dalam Surat Keterangan tersebut tertera magang dari tanggal (misal) 15 Juni s/d 5 Juli 2020. Jumlah durasi waktu antara 15 Juni s/d 5 Juli adalah: (misal) 20 hari. Sesuai ketentuan diatas, apabila keterangan durasi magang yang diberikan pihak Universitas/ Sekolah adalah Kurang dari 30 hari, maka Magang harus 1 bulan. Jadi, dalam hal ini, peserta tersebut harus magang selama 1 bulan. Bukan 20 hari seperti yang tertera di Surat Keterangan tersebut.
          • Peserta magang memiliki Surat Keterangan dari Universitas/ Sekolah, dimana di dalam Surat Keterangan tersebut tertera durasi magang adalah selama 15 hari. Sesuai ketentuan diatas, apabila keterangan durasi magang yang diberikan pihak Universitas/ Sekolah adalah Kurang dari 30 hari, maka Magang harus 1 bulan. Jadi, dalam hal ini, peserta tersebut harus magang selama 1 bulan. Bukan 20 hari seperti yang tertera di Surat Keterangan tersebut.
        • Catatan: Jadi, tidak ada keadaan dimana seorang mahasiswa/ siswa, membawa Surat Keterangan dari Universitas/ Sekolah, dimana di dalam Surat Keterangan tersebut tertera magang dari tanggal (misal) 15 Juni s/d 5 Juli 2020. Kemudian, dia berhak begitu saja magang dari dari tanggal yang tertera di dalam Surat Keterangan tersebut.
      • Penetapan durasi magang berdasarkan ketetapan perusahaan (Bagian 2): Apabila Anggota memiliki Surat Keterangan dari Universitas/ Sekolah, dimana Surat Keterangan tersebut berisikan durasi magang dalam hitungan Bulan, maka ketentuan perhitungan durasi magang nya adalah: Dibulatkan keatas berdasarkan hitungan bulan. Contoh: Magang 1,5 bulan, akan dihitung (dibulatkan keatas) menjadi 2 bulan. Magang 11/4 bulan, akan dihitung (dibulatkan keatas) menjadi 2 bulan.
      • Penetapan durasi magang berdasarkan keputusan yang diambil oleh mahasiswa itu sendiri: Ketika melakukan pendaftaran magang, peserta diwajibkan untuk memberikan informasi mengenai durasi magang. Apabila Surat Keterangan dari Universitas/ Sekolah yang dibawa peserta magang tersebut memiliki keterangan magang selama 1 bulan, tetapi peserta magang ingin melakukan magang selama 2 bulan, dimana hal ini dinyatakan ketika mengirimkan informasi pendaftaran, dia memilih durasi magang selama 2 bulan, maka inilah yang disebut dengan "durasi magang berdasarkan keputusan yang diambil oleh mahasiswa itu sendiri".
  • CO Founder: Tidak terbatas.
  • Freelancer& Employee: Sesuai kesepakatan dalam perjanjian kerja (relatif).

KONSEKUENSI

  • Anggota yang mengundurkan diri dengan alasan apapun sebelum durasi kerja terpenuhi, akan mendapatkan konsekuensi berikut:
    • Tidak akan diberikan semua atau sebagian hak nya, karena dia tidak memenuhi kewajiban nya untuk menyelesaikan durasi kerja.
    • Akan terkena Blacklist.
NOTE:
  • Surat keterangan adalah: Surat yang di keluarkan oleh pihak ketiga yang bersifat formal (di tandai dengan terdapat nya stempel) yang menerangkan sesuatu.

Tempat Kerja

Definisi Umum: Lokasi tempat karyawan/ anggota melakukan aktivitas kerja. Definisi Khusus: Tempat Kerja adalah Lokasi tempat yang ditentukan oleh pihak perusahaan kepada anggota yang hendak melakukan aktivitas kerja, yang disesuaikan dengan Status, posisi dan jenis aktivitas.

KETETAPAN

FILTERED BY: ACTIVITY: TEMPAT KERJA
  • Di Semarang:
    • Aktivitas kerja dilakukan di kantor, yang berada di alamat kantor utama yang tertera di halaman Contact Us.
  • Remote:
    • Dilakukan di mana saja. Terserah dan bebas. Anda bisa melakukan pekerjaan atau aktivitas kerja secara remote asalkan memiliki perangkat dan jaringan internet yang mencukupi.

KONSEKUENSI

  • Anggota yang melakukan aktivitas kerja di tempat yang tidak di tentukan akan dianggap tidak melakukan aktivitas kerja.

Penangguhan Akun

Penangguhan akun adalah tindakan yang dilakukan Pihak Perusahaan, untuk mengganti status Anggota menjadi: Banned, Blacklist LV 1, atau Blacklist LV 2 (tergantung tingkat pelanggaran yang dilakukan). Yang dimana kemudian Pihak Perusahaan melakukan tindakan lanjutan sebagai bentuk permintaan pertanggungjawaban atas kerugian yang disebabkan oleh Anggota tersebut. Lihat informasi lebih lanjut tentang Blacklist disini: Penjelasan tentang Penangguhan Akun

KETETAPAN

FILTERED BY: UMUM
  • Blacklist akan diberlakukan apabila: Poin pelanggaran telah mencapai batasan maksimal, menyalahi aturan, menipu, tidak melakukan kewajiban, mencuri data, mengundurkan diri sebelum waktu pengunduran diri diperbolehkan.

KONSEKUENSI

  • Anggota harus membayar denda Pengunduran Diri Formal atas kerugian yang ditimbulkan, dan harus dalam keadaan dimana poin pelanggaran yang diterima nya tidak boleh melebihi batasan poin pelanggaran maksimal.
    • Bila seorang anggota mendapati poin pelanggaran maksimal, maka dia harus membayar denda atas poin pelanggaran terlebih dahulu, sebelum membayar denda Pengunduran Diri Formal.
 

Changelog

  1. May 9, 2021: Pergantian judul. Sebelum nya adalah Blacklist, dan diganti dengan Penyimpangan.
    1. Hal ini dikarenakan, terdapat variasi blacklist yang baru: Banned, Blacklist LV 1 dan Blacklist LV 2.

Penyelesaian masalah ke Jalur Hukum

Penyelesaian masalah ke jalur hukum adalah sebuah tindakan yang akan dilakukan oleh pihak Perusahaan dengan melaporkan Anggota ke Kepolisian, apabila terdapat Anggota yang tidak bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan ketika menjalankan aktivitas kerja. Dalam praktek nya, tindakan ini sangat jarang kami lakukan. Kami sering nya bertindak demikian apabila orang tersebut memiliki ciri- ciri sbb:
  1. Tidak mengakui kesalahan nya dan menyerang balik dengan kata- kata kasar dan bersifat tuduhan negatif.
  2. Tidak memberikan respon apapun, atau tidak bisa di hubungi.
  3. Mencemarkan nama baik perusahaan.

KETETAPAN

FILTERED BY: UMUM
  • Pihak Perusahaan, akan membawa masalah ke jalur hukum, apabila terdapat Anggota yang telah dikeluarkan, tetapi tidak memenuhi tanggung jawab nya yang antara lain sbb:
    • Tidak membayar ganti rugi atas kerusakan/ kerugian yang ditimbulkan atas kerusakan yang terbukti disengaja.
    • Tidak memberikan segala jenis hasil kerja.
  • Jalur hukum yang ditempuh adalah pengadilan negeri di Semarang.

KONSEKUENSI

  • Segala jenis konsekuensi yang harus di tanggung oleh tersangka, sepenuhnya adalah keputusan dari pihak pengadilan.

Projects Mandiri

Lihat pengertian dan informasi lain mengenai Projects Mandiri disini: Projects Mandiri  

KETETAPAN

FILTERED BY: UMUM: Persyaratan mendapatkan Slot dan/ atau Projects dari Perusahaan
  • Persyaratan Pertama:
    • Magang minimal 2 bulan, dengan jam kerja reguler. Selain kriteria tersebut, tidak akan mendapatkan kesempatan memegang slot atau mengerjakan projects dari pihak perusahaan.
    • Catatan: Kriteria diatas tidak akan menjadi acuan keputusan utama memberikan kesempatan memegang slot atau mengerjakan projects dari pihak perusahaan.
  • Persyaratan Kedua
    • Terdapat ketersediaan slot dan Projects.
    • Kemampuan analisis, trouble shooting, ketelitian, pengetahuan teknis atas bagian yang hendak dikerjakan, harus mumpuni dan tinggi.
    • Disiplin.
    • Absensi baik.
    • Anggota berkeinginan melakukan nya.
    • Pihak Management mengijinkan nya.
  • Ketentuan Lanjutan:
    • Apabila peserta memenuhi syarat pertama, tetapi tidak memenuhi syarat kedua, maka dia perlu mengerjakan projects Mandiri dengan waktu yang ada, sembari mengerjakan tugas reguler.
      • Apabila peserta tidak memenuhi syarat pertama, maka dia tidak diberi Projects dan Aktivitas kerja yang dilakukan nya adalah mengerjakan tugas reguler akan ditentukan sesuai kebutuhan perusahaan secara sepihak.
      • Perihal mengenai bentuk projects yang dibuat untuk tujuan laporan magang yang harus di kirimkan kepada Universitas, harus dikerjakan di waktu ketika siswa/ mahasiswa tersebut telah selesai magang, dan di kerjakan di rumah masing- masing (tidak di kantor).
    • Deadline Projects Mandiri harus dikirimkan hasil nya maksimal pada 2 bulan semenjak aktivitas magang selesai.
FILTERED BY: UMUM: Persyaratan Projects Mandiri yang bisa dibuat Projects mandiri tersebut, meskipun itu berasal dari ide Anggota itu sendiri, namun ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dalam bentuk Projects mandiri tersebut. Jadi, tidak hanya asal "Oh, saya memiliki ide ini dan saya akan menerapkan nya sebagai Projects mandiri", tidak seperti itu. Berikut adalah syarat Projects Mandiri.
  1. Zero Risk. Tidak ada resiko untuk perusahaan apabila Projects mandiri itu gagal terlaksana.
  2. Upayakan hasil nya bisa diberikan kepada pihak perusahaan. Pemberian ini bisa berupa data login, files, data, analisa, program, script, dll. Yang penting, tugas yang Anda buat itu, harus bisa diberikan kepada perusahaan STAR SHARE.
  3. Upayakan mempunyai kegunaan bagi perusahaan STAR SHARE.
  4. Tidak membutuhkan data kritis dari pihak perusahaan, seperti kontak anggota, laporan financial, dll.
  5. Hanya membutuhkan data dummy yang bersifat publik.
  6. Sesuai dengan jurusan sekolah/ perkuliahan Anda.
FILTERED BY: UMUM: Ketentuan Pengerjaan Projects Mandiri
  1. Dikerjakan setelah selesai mengerjakan tugas reguler dan/ atau tugas yang diberikan oleh perusahaan. Tidak boleh pengerjaan Projects Mandiri ini mengganggu tugas reguler. Jadi, Prioritas utama adalah tugas yang diberikan oleh pihak perusahaan. Bukan projects yang Anda kerjakan.
    1. Contoh: Perusahaan memberikan tugas kepada XYZ kepada Anda. Tetapi tugas tersebut belum juga selesai pada waktu lebih dari pukul 15:00. Sehingga, Anda harus membereskan tugas tersebut terlebih dahulu sampai tuntas, atau pada titik aman nya, baru setelah itu Anda mengerjakan projects Mandiri tersebut.
    2. Meskipun tugas XYZ tersebut belum juga selesai pada pukul 17:00, atau belum juga selesai di titik aman nya, Anda tidak boleh meninggalkan tugas tersebut dan beralih ke Projects Mandiri ini.
FILTERED BY: UMUM: Lain- lain
  1. Ketentuan pemilihan atas anggota yang dapat mengerjakan projects mandiri yang dilakukan oleh pihak perusahaan merupakan hal yang subjektif dan keputusan nya tidak bisa diganggu gugat.
  2. Anggota tetap diwajibkan untuk mengerjakan tugas di dalam penempatan divisi sekunder nya, sesuai dengan jam dan hari kerja yang telah ditentukan, berikut juga dengan Target nya.
  3. Ide atau gagasan atas Projects Mandiri ataupun Divisi Mandiri berasal dari Anggota tersebut, dan bukan dari pihak Perusahaan.
  4. Ketentuan atas seorang anggota perlu mengerjakan projects mandiri atau tidak, akan ditentukan dari informasi data pertama pendaftaran yang diberikan. Bukan berdasarkan surat keterangan dari Universitas.

KONSEKUENSI

  • Bagi Anggota yang mengerjakan projects mandiri, nilai tidak akan diberikan bila Anggota belum menyelesaikan Projects Mandiri dan mengirimkan projects mandiri tersebut kepada pihak perusahaan.
  • Projects Mandiri tidak akan diterima apabila dikirimkan melebihi deadline.

Catatan

  • Nama Lain: Solusi atas Penolakan Pengerjaan Projects dan Assignment ke Divisi yang di inginkan

Ijin

Suatu  tindakan untuk ijin tidak melakukan aktivitas kerja dengan menggunakan prosedur yang ditentukan dan sesuai dengan persyaratan& ketentuan yang akan dijelaskan dibawah ini.

KETETAPAN

FILTERED BY: UMUM
  1. Ijin harus di kirimkan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan.
  2. Kelengkapan administrasi ijin harus diselesaikan sebelum minggu berikutnya, terhitung setelah anggota masuk kerja kembali.
  3. Pemberitahuan di dalam Group Facebook harus dilakukan maksimal pada Hari H-1.
  4. Apabila tidak ada pemberitahuan, atau pemberitahuan dilakukan pada waktu selain yang ditentukan, maka Anggota wajib menyertakan surat pernyataan dalam ijin nya.
  5. Ijin dengan alasan diluar dari alasan yang diperbolehkan, tidak diijinkan/ diperbolehkan.
FILTERED BY: KHUSUS (ALASAN IJIN YANG DIPERBOLEHKAN, DURASI DAN LAMPIRAN)
  • Anggota keluarga meninggal.
    • Durasi: Max 3 Hari.
    • Lampiran: Surat pernyataan tentang keluarga yang meninggal dunia, yang dituliskan sendiri.
  • Sakit:
    • Durasi: Sesuai surat keterangan dari dokter. Maksimal: 30 Hari.
    • Lampiran: Surat keterangan sakit dari dokter/ rumah sakit.
  • Menghadiri panggilan kepolisian.
    • Durasi: Max 2 Hari.
    • Lampiran: Surat panggilan dari kepolisian atau surat sidang, atau surat keterangan lain dari kepolisian.
  • Anggota keluarga sedang sakit parah ataupun terjadi kecelakaan:
    • Durasi: Max 2 Hari.
    • Lampiran: Surat keterangan dari RT/ RW.
FILTERED BY: KHUSUS- COVID
  • Melakukan Vaksinasi Covid
  • Terdapat keluarga 1 rumah yang terkena Covid.
  • Kemungkinan Terkena Covid
  • Terkena Covid (positif)
    • Durasi: Max 14 Hari (2 minggu).
    • Lampiran: surat keluaran dari puskesmas/ rumah sakit/ instansi kesehatan yang menyatakan bahwa memang sedang positif terkena covid.

KONSEKUENSI

  • Jenis ijin urgent, diluar dari jenis yang ditetapkan, tidak akan di terima.
    • Contoh: Anda menghadiri acara pernikahan kakak Anda, kemudian membuat ijin urgent. Ijin ini tidak diterima, dan Anda akan dianggap Mangkir.
    • Contoh Lain: sedang liburan di luar kota, sedang pindah rumah, terdapat anggota keluarga yang dari jauh datang, dll. Hal ini tidak diijinkan.
  • Tidak masuk kerja diluar dari maksimal ijin yang di tetapkan, atau melebihi durasi ijin yang diberikan, akan dianggap tidak masuk kerja. Jadi, durasi maksimal yang ditetapkan pihak perusahaan membatasi durasi ijin yang diberikan.
    • Contoh: Anda sakit dan mendapatkan ijin dari dokter selama 32 hari. Maka, Anda hanya di beri ijin oleh pihak perusahaan selama 30 hari saja. Sedangkan yang 2 hari, akan dianggap tidak masuk apabila tidak ada ijin lain.
  • Ijin yang tidak di kirimkan sesuai aturan dan prosedur, akan dianggap invalid, atau dianggap Mangkir.
  • Ijin yang diberikan diluar dari jadwal perhitungan HRD, mungkin akan dianggap invalid/ tidak di setujui. Oleh karena itu, selekas nya mengirimkan ijin tersebut tanpa perlu ditunda lebih lama.
    • Contoh: Budi terpaksa di opname di rumah sakit pada hari Minggu tanggal 1 Juni. Tetapi dia tidak memberikan ijin kepada pihak HRD. Budi berniat memberikan ijin tersebut ketika dia masuk. Pada hari Senin tanggal 8 Juni (minggu depan nya), pihak HRD melakukan perhitungan absensi dan mendapati Budi tidak masuk kerja selama 1 minggu. Dikarenakan tidak ada pemberitahuan dari Budi, maka di hari Senin, tanggal 8 juni tersebut, Budi dianggap tidak masuk kerja.
CATATAN
  1. Bagi yang melakukan ijin karena tidak enak badan, tetapi belum tahu apakah terkena covid atau tidak, tetap menjalankan aktivitas seperti biasa di rumah atau secara WFH (tetap akan ada tugas yang diberikan).
  2. Istirahat sepenuhnya (tanpa pemberian tugas apapun) bisa mulai dilakukan, jika sudah ada surat keluaran dari puskesmas/ rumah sakit/ instansi kesehatan yang menyatakan bahwa memang sedang positif terkena covid.

REFERENSI PERUBAHAN KEBIJAKAN

Penyimpangan

Definisi Umum

Penyimpangan adalah tindakan melakukan kesalahan, kelalaian, pelanggaran aturan, pelanggaran ketentuan, baik itu yang disengaja ataupun yang tidak disengaja [Ref].

Definisi lain terkait

Kesempatan Perbaikan telah habis, adalah keadaan dimana Anggota kehilangan kesempatan membuat Surat Pernyataan Kesalahan, untuk menebus kesalahan yang dilakukan nya, karena alasan sebagai berikut:
  1. Mengabaikan permintaan Pembuatan Surat Pernyataan Kesalahan.
  2. Melakukan kesalahan pengiriman Surat Pernyataan Kesalahan sebanyak lebih dari 5X.
Penyimpangan Tingkat Tinggi, adalah:
  1. Tindakan melakukan kelalaian, Pelanggaran atau kesalahan fatal yang bisa menyebabkan kerugian besar bagi Pihak Perusahaan atau hilang nya nyawa seseorang.
  2. Tindakan melakukan kelalaian, Pelanggaran atau kesalahan, secara berturut- turut atau lebih dari 3x (tiga kali).
  3. SEBAGAI CONTOH:
    1. Mendapatkan ticket Permintaan Surat Pernyataan Kesalahan, sebanyak lebih dari 10X (sepuluh kali) dalam 1 bulan.
    2. Melakukan kriminalitas; Tindakan melanggar hukum atau melanggar norma yang berlaku di masyarakat.
    3. Melakukan Pencurian; tidak hanya terbatas pada uang, tetapi juga meliputi data, dan benda/ hal yang berharga lain nya.
 

Ketentuan

  1. Anggota yang melakukan pelanggaran, wajib membuat Surat Pernyataan Kesalahan, sesuai prosedur dan cara pengiriman yang ditentukan.
  2. Ketentuan Jumlah Maksimal Surat Pernyataan Kesalahan yang dibuat adalah sebanyak 50 lembar.
  3. Jumlah Surat Pernyataan Kesalahan yang perlu dibuat, akan di dasarkan atas penilaian subjektif dari pihak perusahaan.
  4. Meskipun keputusan jumlah Surat Pernyataan Kesalahan yang harus dibuat, diambil secara subjektif, namun tetap akan dipertimbangkan berdasarkan:
    1. Masukan yang diberikan oleh atasan/ koordinator/ supervisor/ pihak management, yang menjadi atasan dari Anggota yang dianggap melakukan penyimpangan tersebut.
    2. Faktor kesengajaan, atau kelalaian yang disengaja.
    3. Rekomendasi Jumlah Surat Pernyataan Kesalahan yang Harusnya dibuat
  5. Pembuatan Surat Pernyataan Kesalahan, diberi tenggang waktu selama 1X 24 jam di hari kerja, semenjak pesan pemberitahuan dikirimkan.
  6. Bagi Anggota yang: [1]. Terlambat mengirimkan Surat Pernyataan Kesalahan, [2]. Mengabaikan Permintaan Pembuatan Surat Pernyataan Kesalahan, [3]. Melakukan kesalahan prosedur ketika mengirimkan Surat Pernyataan Kesalahan, akan diminta membuat tambahan Surat Pernyataan Kesalahan dengan jumlah maksimal 2X (dua kali) dari jumlah yang sebelum nya diminta.
    1. Permintaan tambahan Surat Pernyataan Kesalahan, tidak akan melebihi Ketentuan Jumlah Maksimal, yang ditetapkan oleh Pihak Perusahaan.
    2. Jumlah tambahan Surat Pernyataan Kesalahan yang diminta, tidak harus 2X dari jumlah Surat Pernyataan Kesalahan yang diminta. Bisa kurang daripada jumlah tersebut.
  7. Bagi Anggota yang Kesempatan Perbaikan telah habis atau melakukan Penyimpangan Tingkat Tinggi, Pihak Perusahaan berhak melakukan tindakan Penangguhan Akun.
  8. Surat Pernyataan Kesalahan, boleh dibantu orang lain dalam pembuatan nya.
  9. Surat Pernyataan Kesalahan, bisa diganti dengan pembayaran denda.

CATATAN

  1. Kita disini bekerja dengan tim. Bukan bekerja sendiri. Bekerja dengan Tim harus menggunakan sinkronisasi aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pihak Perusahaan. Jika Anggota tidak menjalankan prosedur kerja berdasarkan aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan, sinkronisasi antar anggota tidak akan berjalan. Perusahaan akan mengarah pada bencana. Hal ini membahayakan stabilitas Perusahaan.
  2. Setiap orang pasti pernah melakukan pelanggaran, baik itu yang disengaja ataupun yang tidak disengaja. Tapi, setiap pelanggaran memiliki batasan toleransi. Pelanggaran dalam setiap jenis kasus pun tidak bisa dihitung sama rata. Misalkan, pelanggaran Mangkir dan pelanggaran karena kelalaian dalam mengerjakan tugas tidak bisa dihitung pelanggaran yang sama besar. Oleh karena itu, ketentuan mengenai poin pelanggaran (perhitungan jumlah Surat Pernyataan Kesalahan yang telah dikeluarkan) ini harus diberikan.
 

Changelog

Hak dan Kewajiban

Hak

KETETAPAN

SEMUA ANGGOTA
  1. Mendapatkan perlakukan yang sama, tanpa memandang SARA.
KARYAWAN
  1. Mendapatkan gaji sesuai perjanjian kerja yang telah disepakati sebelum nya.
  2. Mendapatkan cuti.
  3. Mendapatkan Surat Keterangan Kerja ketika resign.
KARYAWAN MAGANG
  1. Mendapatkan gaji sesuai perjanjian kerja yang telah disepakati sebelum nya.
PESERTA MAGANG
  1. Mendapatkan dokumen sesuai ketentuan yang telah dicantumkan di bagian: Ketentuan- Penerbitan Dokumen
  2. Mendapatkan sertifikat magang.
  3. Mendapatkan Insentif sesuai ketentuan yang telah dicantumkan di bagian: Ketentuan- Gaji, Insentif dan Gift

KONSEKUENSI

  1. Tidak meminta hak- hak lain yang tidak atau belum/ tidak di cantumkan.
   

Kewajiban

Suatu kewajiban yang diberikan oleh Perusahaan kepada Anggota, apabila sudah memenuhi semua kewajiban yang di tanggung jawabkan kepada nya.

KETETAPAN

SEMUA ANGGOTA
  1. Mengerjakan aktivitas kerja dan mempelajari materi pembelajaran, sesuai aturan, ketentuan dan prosedur yang ditetapkan.
  2. Anggota harus memberikan kewajiban hasil tugas nya sebelum waktu kerja berakhir.
  3. Mendaftar dan bertindak melakukan aktivitas kerja, sesuai dengan ketetapan status Anggota yang di pilih dan ditetapkan.
  4. Masuk kerja sesuai dengan ketetapan hari dan jam kerja yang telah dipilih.
  5. Bersedia terkena Blacklist, membayar denda ataupun di keluarkan tanpa syarat dari perusahaan, apabila Anggota tidak bisa melakukan kewajiban nya, terbukti melanggar aturan ataupun melanggar ketentuan.
  6. Mensetujui dan mentaati ketentuan administrasi universal.
  7. Bersedia mengikuti berbagai macam perubahan aturan ataupun ketentuan di dalam perusahaan.
  8. Teguran secara lisan kepada anggota yang melakukan pelanggaran aturan adalah bersifat optional, dan termasuk pada "Etika" dan bukan nya aturan. Pihak perusahaan memiliki hak untuk memberikan keputusan bahwa anggota "Melakukan Pelanggaran" dengan/ atau tanpa teguran lisan terlebih dahulu.
  9. Perhitungan administratif dilakukan setiap 1 minggu sekali. Bagi yang baru masuk, dilakukan setelah 2 minggu pertama.
  10. Ketika durasi kerja sudah selesai, Anggota wajib untuk tetap membangun komunikasi guna konsolidasi dengan perusahaan selama 2 (dua) bulan. Apabila perusahaan merasa terdapat beberapa hal yang status nya masih issue (bermasalah), mantan Anggota wajib untuk bekerja sama dengan perusahaan untuk menyelesaikan issue tersebut. Adapun isu yang dimaksud adalah termasuk:
    1. Tugas yang belum selesai dikerjakan
    2. Membutuhkan informasi tambahan terkait aktivitas kerja yang dilakukan oleh Anggota ataupun yang berhubungan dengan Anggota ketika mereka masih berstatus sebagai Anggota Aktif.
    3. Kelengkapan administrasi tambahan yang dibutuhkan pihak Perusahaan dari mantan Anggota.
MAGANG, EMPLOYEE, CO FOUNDER
  1. Peserta akan mendapatkan Surat Peringatan atau Poin Pelanggaran apabila tidak menjalankan aktivitas kerja sesuai SOP (Prosedur), ketentuan, aturan dan budaya kerja perusahaan.
  2. Ketetapan yang tidak dilakukan, yang dikarenakan alasan external yang tidak berhubungan dengan kendali yang dimiliki oleh perusahaan, tidak bisa dijadikan pembenaran. Contoh: Alasan WiFi mati, lupa, tidak bisa masuk ke dalam internal sites, dll.
  3. Hak anggota (kelengkapan administrasi, pengiriman dokumen, refund, proses administrasi selanjutnya, dll) tidak akan diberikan/ tidak akan diproses/ tidak akan direpon, apabila:
    1. Tidak dikirimkan sesuai ketentuan.
    2. Terdapat kekurangan administrasi atau informasi.
    3. Tidak dilakukan/ dipesan sesuai prosedur.
    4. Tidak melalui jalur komunikasi yang benar.
    5. Tidak menggunakan sarana/ prasarana/ platform yang telah ditentukan (contoh: menaruh uang di kantor untuk pembayaran).
  4. Miskomunikasi: Anggota dianggap memahami setiap maksud dari dokumen yang ada (prosedur kerja, ketentuan, aturan, cara, dll) karena Anggota diperkenankan untuk bertanya apabila ada hal yang tidak jelas, tidak dimengerti atau tidak diketahui.
  5. Setiap anggota menyatakan siap menjalankan kerja bakti kebersihan kantor, tanpa gaji atau uang lembur, yang dilakukan diluar jam kerja.
    1. Anggota menyatakan bersedia biaya denda sebesar Rp. 25.000 (dua puluh lima ribu) apabila tidak bersedia ikut dalam pelaksanaan.
  6. Anggota bersedia ditempatkan pada divisi/ departement manapun, sesuai kebutuhan Perusahaan, meskipun tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan ataupun keterampilan nya. Baca selengkapnya: Penjelasan tentang Penempatan Posisi Kerja
  7. Anggota diwajibkan membuat surat pernyataan sesuai ketentuan untuk membaca ulang apabila akan melakukan appeal.
  8. Pembayaran, mengurus ijin, dan segala jenis kepengurusan lain nya, memiliki jangka waktu/ durasi/ deadline yang ditentukan. Tindakan kepengurusan sesuatu hal yang dilakukan melebihi/ diluar waktu/ deadline yang ditentukan, tidak akan di tindak lanjuti.
  9. Anggota yang menolak ketetapan ataupun perubahan ketetapan (penempatan, perubahan jadwal, lokasi kerja, dan ketetapan lain nya), akan tetap dianggap untuk harus mengerjakan aktivitas kerja di dalam/ pada/ sesuai ketetapan tersebut.
    1. Penolakan yang dilakukan oleh Anggota, dengan tindakan tidak mengerjakan tugas dan kewajiban di dalam/ pada/ sesuai ketetapan tersebut yang ditetapkan untuk mereka, akan tetap di hitung oleh Pihak Perusahaan.
  10. Anggota Tidak Boleh Menanyakan Tugas lebih lanjut yang diberikan kepada nya
    1. Sebuah tugas yang diberikan oleh Pemimpin Divisi kepada para Anggota memiliki berbagai macam sifat. Terkadang, tugas yang diberikan adalah berupa jasa yang dipesan oleh pihak/ orang luar, operan order dari penyedia layanan lain (dari jaringan STAR SHARE juga), sebuah tugas uji coba/ riset/ pengembangan dari organisas, dll.
    2. Banyak sekali ragam macam nya. Anggota tidak berhak menanyakan lebih lanjut tentang: identitas Klien, tujuan tugas dan untuk siapa tugas tersebut dikerjakan. Karena keterangan atas pertanyaan semacam itu sangat panjang untuk dijelaskan
    3. Pada dasarnya, Pemimpin Divisi yang memberikan order tersebut kepada Subordinat nya juga tidak mendapatkan informasi semacam itu dari atasan nya yang mendelegasikan tugas tersebut.
  11. Penilaian:
    1. Penilaian performa yang sudah ditetapkan, tidak bisa diganggu gugat lagi.
    2. Penilaian performa akan di mandatkan kepada Kepala Divisi. Anggota menyatakan setuju untuk menerima penilaian performa dari Kepala Divisi yang di tunjuk oleh pihak Management Perusahaan.
    3. Nilai performa diberikan oleh pihak perusahaan yang bersifat subjektif.
  12. Melakukan aktivitas kerja sesuai dengan Standard Operational Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
  13. Mengikuti dan melaksanakan semua aturan kerja yang telah ditetapkan.
  14. Menyetujui semua ketentuan yang telah ditetapkan.
  15. Mengikuti perintah yang diberikan oleh pihak Atasan (Kepala Divisi, Administrator Utama, dll).
  16. Memberikan informasi/ pelaporan yang benar dan jujur.
  17. Bersedia melakukan semua kewajiban kerja.
  18. Mematuhi semua kebijakan yang telah dikeluarkan perusahaan.
  19. Menerima semua keputusan yang ditetapkan oleh perusahaan.
FREELANCER
  1. Jika terlalu banyak kesalahan yang Anda buat, kami akan memberikan Anda waktu istirahat (absen) atau Cuti Ketidakmampuan Bekerja, dimana Anda bisa memikirkan pemecahan masalah tentang aktivitas kerja Anda tersebut dengan tenang dan santai, kemudian melanjutkan pekerjaan tersebut lagi di tanggal yang kami tentukan.
    1. Tujuan nya: Agar anggota bisa menenangkan diri dan memecahkan masalah yang dihadapinya diluar jam kerja (dengan keadaan yang lebih santai).

KONSEKUENSI

  • Anggota tidak akan diberi hak nya sebagaian atau keseluruhan, apabila kewajiban belum selesai dijalankan, belum sepenuhnya diselesaikan, atau tidak terseleaikan sepenuhnya.
 

Changelog

  1. Mei 8, 2021:
    1. Ketentuan umum, diubah menjadi Hak dan Kewajiban.
    2. Konten di dalam halaman Hak dan Kewajiban, digabung menjadi satu dengan konten Ketentuan Umum. Kemudian judul halaman diubah menjadi Hak dan Kewajiban.